Headline

Pemeliharaan Rutin Jelang Lebaran 2026, Dinas PU Bina Marga Jatim Tambal Lubang di Ruas Lumajang–Jember

291
×

Pemeliharaan Rutin Jelang Lebaran 2026, Dinas PU Bina Marga Jatim Tambal Lubang di Ruas Lumajang–Jember

Sebarkan artikel ini

LUMAJANG – abahtindik.com | Menjelang Hari Raya Idulfitri 1466 Hijriah yang diperkirakan berlangsung pada Maret 2026, Dinas Pekerjaan Umum (PU) Bina Marga Provinsi Jawa Timur melalui UPT Pengelolaan Jalan dan Jembatan (PJJ) Probolinggo mempercepat pelaksanaan pemeliharaan rutin pada ruas batas (Bts.) Kota Lumajang hingga batas Kabupaten Jember.

Langkah ini dilakukan sebagai bagian dari strategi kesiapsiagaan infrastruktur jalan provinsi dalam menghadapi lonjakan mobilitas masyarakat selama arus mudik dan balik Lebaran.

Penanganan di lapangan difokuskan pada penambalan lubang yang tersebar di sejumlah titik sepanjang ruas tersebut. Material yang digunakan adalah aspal panas (hotmix), yang secara teknis dinilai mampu memberikan daya rekat lebih baik pada permukaan perkerasan dan efektif mengembalikan fungsi layanan jalan dalam waktu relatif cepat. Metode ini juga dipilih untuk memastikan permukaan jalan kembali rata sehingga meminimalkan potensi gangguan keselamatan pengguna jalan.

Ruas Lumajang–Jember memiliki peran strategis dalam sistem jaringan jalan provinsi Jawa Timur. Jalur ini tidak hanya melayani mobilitas harian masyarakat, tetapi juga menjadi penghubung utama aktivitas ekonomi dan distribusi logistik antarwilayah.

Menjelang periode Lebaran, volume kendaraan di ruas tersebut diperkirakan meningkat signifikan, baik kendaraan pribadi, angkutan umum, maupun kendaraan barang.

Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Wilayah III Kabupaten Lumajang, Rendy Zesario Akbar, S.T., menjelaskan bahwa percepatan perbaikan dilakukan sebagai langkah preventif guna menekan risiko kecelakaan akibat kerusakan permukaan jalan. Menurutnya, keberadaan lubang di badan jalan berpotensi mengganggu stabilitas kendaraan, khususnya roda dua dan kendaraan dengan muatan berat.

“Penambalan menggunakan aspal panas menjadi solusi cepat untuk menjaga fungsionalitas ruas jalan sebelum memasuki puncak arus mudik. Prioritas kami adalah memastikan kondisi jalan tetap aman dan layak dilalui,” ujarnya.

Ia menambahkan, intensifikasi pemeliharaan selama Ramadan merupakan bagian dari komitmen pemerintah provinsi dalam menjaga keandalan infrastruktur transportasi darat. Upaya tersebut sekaligus mendukung kelancaran konektivitas regional di Jawa Timur agar aktivitas masyarakat selama momentum Lebaran tidak terganggu oleh kondisi jalan yang tidak optimal.

Selain melakukan penanganan teknis di lapangan, Dinas PU Bina Marga Provinsi Jawa Timur juga mengimbau masyarakat untuk tetap berhati-hati saat melintasi titik pekerjaan. Rambu sementara telah dipasang di lokasi penambalan untuk mengatur arus lalu lintas dan mengurangi potensi kecelakaan. Kepatuhan pengguna jalan terhadap marka dan rambu menjadi faktor penting dalam menjaga keselamatan selama proses pemeliharaan berlangsung.

Pemeliharaan rutin ini menjadi bagian dari strategi penguatan kesiapan jaringan jalan provinsi menjelang periode krusial Lebaran 2026. Dengan percepatan penanganan di ruas Lumajang–Jember, pemerintah menargetkan kondisi perkerasan tetap mantap, fungsional, dan mampu mendukung kelancaran perjalanan masyarakat, baik untuk keperluan mudik, aktivitas ekonomi, maupun distribusi logistik antarwilayah.

Sumber: UPT Probolinggo
Reporter: Slamet Hidayat
Editor: Rijen Senario

Seluruh konten berita di abahtindik.com dilindungi hukum. Dilarang menyalin, mengambil, memproses, atau menggunakan konten—termasuk untuk AI—tanpa izin tertulis dari abahtindik.com.