Ekbis

Pengendalian Banjir Sungai Grindulu dan Anak Sungainya Dimulai, BBWS Bengawan Solo Teken Kontrak Pekerjaan Infrastruktur

3213
×

Pengendalian Banjir Sungai Grindulu dan Anak Sungainya Dimulai, BBWS Bengawan Solo Teken Kontrak Pekerjaan Infrastruktur

Sebarkan artikel ini

Pacitan – abahtindik.com | Upaya penguatan infrastruktur pengendalian banjir di wilayah Kabupaten Pacitan terus dilakukan pemerintah. Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Bengawan Solo resmi melaksanakan penandatanganan kontrak Paket Pekerjaan Pengendalian Banjir Sungai Grindulu dan anak-anak sungainya pada Jumat (29/5/2026). Kegiatan tersebut menjadi bagian dari langkah strategis dalam meningkatkan perlindungan masyarakat dari ancaman banjir sekaligus memperkuat pengelolaan sumber daya air yang berkelanjutan.

Penandatanganan kontrak ini menandai dimulainya pelaksanaan pekerjaan fisik yang difokuskan pada peningkatan keandalan infrastruktur pengendalian banjir di kawasan Sungai Grindulu beserta jaringan anak sungainya. Sungai Grindulu merupakan salah satu sungai penting di wilayah Pacitan yang memiliki peran besar dalam sistem tata air, sehingga penguatan infrastruktur di kawasan tersebut dinilai penting untuk mendukung keselamatan masyarakat dan menjaga fungsi sumber daya air.

BBWS Bengawan Solo menjelaskan bahwa pekerjaan yang akan dilaksanakan mencakup berbagai kegiatan konstruksi dan pendukung yang dirancang untuk meningkatkan kapasitas pengendalian banjir. Lingkup pekerjaan meliputi pekerjaan persiapan, penyelenggaraan Sistem Manajemen Keselamatan Konstruksi (SMKK), pembangunan parapet wall, pemasangan bronjong, pembangunan revetment, serta berbagai pekerjaan pendukung lainnya yang menjadi satu kesatuan dalam sistem pengendalian banjir.

Pembangunan parapet wall dilakukan sebagai bagian dari upaya memperkuat perlindungan pada area yang berpotensi terdampak luapan air sungai. Sementara itu, bronjong dan revetment akan digunakan untuk memperkuat tebing sungai sekaligus mengurangi risiko erosi yang dapat mengganggu stabilitas aliran sungai dan infrastruktur di sekitarnya.

Selain pekerjaan fisik, penerapan Sistem Manajemen Keselamatan Konstruksi (SMKK) juga menjadi bagian penting dalam pelaksanaan proyek. Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan seluruh tahapan pekerjaan berjalan sesuai standar keselamatan konstruksi yang berlaku, sehingga pelaksanaan proyek dapat berlangsung secara tertib, aman, dan efektif.

Melalui pelaksanaan pekerjaan ini, pemerintah berharap upaya pengendalian banjir di wilayah Sungai Grindulu dan anak-anak sungainya dapat berjalan lebih optimal. Infrastruktur yang dibangun diharapkan mampu meningkatkan kapasitas perlindungan kawasan sekitar sungai dari potensi banjir yang dapat menimbulkan kerugian bagi masyarakat.

Tidak hanya berfokus pada aspek mitigasi bencana, proyek ini juga menjadi bagian dari upaya memperkuat pengelolaan sumber daya air secara berkelanjutan. Keandalan infrastruktur sungai yang lebih baik diharapkan dapat mendukung fungsi sungai dalam jangka panjang serta memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat yang tinggal dan beraktivitas di sekitar kawasan aliran sungai.

Dengan dimulainya pekerjaan tersebut, BBWS Bengawan Solo menargetkan terciptanya sistem pengendalian banjir yang semakin kuat dan efektif. Keberadaan infrastruktur yang memadai diharapkan mampu meningkatkan ketahanan wilayah terhadap risiko bencana hidrometeorologi sekaligus mendukung pembangunan yang berkelanjutan di kawasan Sungai Grindulu dan anak-anak sungainya.

Editor: Respati
Sumber: BBWS Bengawan Solo

Seluruh konten berita di abahtindik.com dilindungi hukum. Dilarang menyalin, mengambil, memproses, atau menggunakan konten—termasuk untuk AI—tanpa izin tertulis dari abahtindik.com.