Probolinggo – abahtindik.com | Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Jawa Timur–Bali melalui Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) 3.5 Provinsi Jawa Timur akan melaksanakan pekerjaan rigid pavement atau perkerasan beton pada Ruas Jalan Lingkar Utara (JLU) Probolinggo sepanjang 1,77 kilometer. Pekerjaan tersebut dijadwalkan berlangsung mulai 18 Juni hingga 21 Agustus 2026 dengan penerapan manajemen lalu lintas dan pengalihan arus kendaraan secara bertahap selama proses pekerjaan berlangsung.
Langkah ini dilakukan sebagai bagian dari upaya pemerintah melalui Kementerian Pekerjaan Umum untuk menjaga dan meningkatkan kualitas infrastruktur jalan nasional agar tetap mampu melayani kebutuhan mobilitas masyarakat secara optimal. Ruas Jalan Lingkar Utara Probolinggo merupakan salah satu jalur strategis yang memiliki peran penting dalam mendukung kelancaran arus transportasi, distribusi logistik, serta konektivitas antarwilayah di kawasan Probolinggo dan sekitarnya.
Pekerjaan rigid pavement dipilih karena memiliki tingkat ketahanan yang tinggi terhadap beban kendaraan, terutama kendaraan berat yang setiap hari melintasi ruas jalan tersebut. Dengan perkerasan beton yang lebih kuat dan tahan lama, kondisi jalan diharapkan menjadi lebih mantap sehingga dapat meningkatkan kenyamanan, keamanan, serta efisiensi perjalanan bagi para pengguna jalan.
Selama masa pelaksanaan pekerjaan, BBPJN Jatim–Bali akan menerapkan manajemen lalu lintas secara bertahap sesuai kebutuhan di lapangan. Kebijakan tersebut dilakukan untuk memastikan proses konstruksi dapat berjalan dengan aman dan efektif tanpa mengabaikan keselamatan para pekerja maupun pengguna jalan yang melintas di sekitar area proyek.
Pengalihan arus lalu lintas menjadi salah satu langkah yang disiapkan guna mengurangi potensi gangguan terhadap kelancaran perjalanan masyarakat. Oleh karena itu, pengguna jalan diharapkan dapat memperhatikan seluruh rambu-rambu lalu lintas sementara yang dipasang selama pekerjaan berlangsung serta mematuhi arahan petugas di lapangan.
Selain itu, masyarakat juga diimbau untuk menyesuaikan waktu perjalanan dan mempertimbangkan penggunaan jalur alternatif apabila diperlukan. Langkah tersebut diharapkan dapat membantu mengurangi kepadatan lalu lintas sekaligus mendukung kelancaran pelaksanaan pekerjaan hingga selesai sesuai jadwal yang telah ditetapkan.
BBPJN Jatim–Bali menyampaikan bahwa dukungan dan kerja sama masyarakat sangat diperlukan demi terciptanya kondisi pekerjaan yang aman dan tertib. Kesadaran pengguna jalan dalam mematuhi pengaturan lalu lintas menjadi faktor penting untuk meminimalkan risiko kecelakaan dan memastikan seluruh tahapan pekerjaan dapat berjalan sesuai rencana.
Pihak pelaksana juga menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang mungkin dirasakan selama masa konstruksi berlangsung. Meski demikian, pekerjaan ini merupakan investasi infrastruktur yang bertujuan memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat, khususnya dalam menghadirkan jaringan jalan yang lebih andal dan berkelanjutan.
Dengan dilaksanakannya pekerjaan rigid pavement sepanjang 1,77 kilometer tersebut, kondisi Jalan Lingkar Utara Probolinggo diharapkan menjadi lebih baik, lebih aman, dan lebih nyaman untuk dilalui. Keberadaan jalan yang mantap juga diharapkan mampu mendukung pertumbuhan aktivitas ekonomi, memperlancar distribusi barang dan jasa, serta meningkatkan konektivitas antarwilayah yang pada akhirnya memberikan manfaat bagi masyarakat luas.
Editor: Respati
Sumber: BBPJN Jawa Timur–Bali











