HeadlineInfrastruktur

Empat Paket Pansela Jawa Timur Rampung, Siap Diresmikan

1342
×

Empat Paket Pansela Jawa Timur Rampung, Siap Diresmikan

Sebarkan artikel ini

SURABAYA, abahtindik.com| Pembangunan Jalan Lintas Selatan (Pansela) di Provinsi Jawa Timur terus menunjukkan perkembangan. Empat paket pekerjaan dalam program Tourism Roads Support Project (TRSS) Phase II yang didanai Islamic Development Bank (IsDB) telah selesai dibangun dan siap diresmikan.

Progres tersebut diketahui saat Pelaksana Tugas Direktur Pembangunan Jalan, Moch. Iqbal Tamher, melakukan kunjungan kerja ke Jawa Timur pada 29–30 Juli 2026. Kunjungan dilakukan untuk meninjau langsung perkembangan pembangunan sejumlah ruas Pansela.

Dalam kegiatan tersebut, Moch. Iqbal Tamher didampingi Kepala Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Jawa Timur–Bali, Javid Hurriyanto. Keduanya meninjau sejumlah paket pekerjaan TRSS Phase II dengan total panjang penanganan mencapai 59,976 kilometer.

Javid Hurriyanto menyampaikan bahwa empat paket pekerjaan telah rampung. Paket tersebut meliputi Lot 1A ruas Brumbun–Pantai Sine bagian A sepanjang 9,55 kilometer serta Lot 1B ruas Brumbun–Pantai Sine bagian B yang mencakup jalan sepanjang 2,712 kilometer dan jembatan sepanjang 120 meter.

Paket lain yang telah selesai adalah Lot 2 ruas Bululawang–Sidomulyo–Tambakrejo sepanjang 12,855 kilometer dan Lot 3 ruas Pantai Serang–Sumbersih sepanjang 4,334 kilometer.

Rampungnya empat paket tersebut menjadi bagian penting dalam upaya memperkuat konektivitas kawasan selatan Jawa Timur. Infrastruktur jalan yang semakin terhubung diharapkan dapat memperlancar mobilitas masyarakat serta mendukung pengembangan wilayah di sepanjang koridor Pansela.

Selain meninjau pekerjaan yang telah selesai, rombongan juga mengecek salah satu ruas terputus atau yang diusulkan masuk dalam TRSS Phase III. Ruas tersebut berada di Simpang Jolosutro hingga batas Kabupaten Malang dengan panjang sekitar 2,35 kilometer.

Penyelesaian ruas Simpang Jolosutro–Batas Kabupaten Malang dinilai penting karena dapat menyambungkan ruas-ruas Pansela yang sebelumnya telah dibangun. Dengan demikian, konektivitas koridor selatan Jawa Timur dapat semakin utuh dan berkesinambungan.

Pada TRSS Phase I, segmen Lot 8 ruas Jarit–Puger STA 37+000 hingga STA 40+000 juga memiliki trase lurus sepanjang tiga kilometer dengan karakteristik geometrik yang memadai. Kondisi tersebut menjadi salah satu potensi koridor Pansela untuk mendukung pengembangan infrastruktur sesuai kebutuhan pada masa mendatang.

Pemerintah terus mendorong penyelesaian pembangunan Pansela sebagai jalur alternatif sekaligus penggerak konektivitas wilayah selatan Jawa Timur. Penyambungan sejumlah ruas yang masih terputus menjadi langkah penting agar manfaat infrastruktur dapat dirasakan secara lebih luas oleh masyarakat.

Repoter: Muchamad Rizqy A

Editor: Respatie

Sumber: pu_jalan_jatimbali

Seluruh konten berita di abahtindik.com dilindungi hukum. Dilarang menyalin, mengambil, memproses, atau menggunakan konten—termasuk untuk AI—tanpa izin tertulis dari abahtindik.com.