Olahraga

Kim Sang-sik Waspadai Tekanan Indonesia, Vietnam Wajib Menang di Pakansari

1442
×

Kim Sang-sik Waspadai Tekanan Indonesia, Vietnam Wajib Menang di Pakansari

Sebarkan artikel ini

SURABAYA, Analisapublik.id | Laga panas akan tersaji saat Timnas Vietnam menantang Indonesia pada lanjutan Grup A Piala AFF 2026 di Stadion Pakansari, Kabupaten Bogor, Senin (3/8/2026) pukul 20.30 WIB. Duel ini diprediksi menjadi penentu krusial bagi langkah kedua tim menuju babak semifinal.

Pelatih Vietnam, Kim Sang-sik, menegaskan bahwa target utama timnya tidak lain adalah meraih tiga poin. Menurutnya, kemenangan menjadi harga mati jika Golden Star Warriors ingin menjaga asa lolos dari fase grup yang kini semakin ketat.

“Pertandingan ini sangat penting bagi kami. Jika ingin lolos ke babak berikutnya, kami harus menang. Ini laga tandang yang berat, baik secara fisik maupun mental,” ujar Kim Sang-sik dalam konferensi pers jelang laga.

Vietnam saat ini menempati peringkat ketiga klasemen sementara Grup A dengan koleksi empat poin dari dua pertandingan, hasil dari satu kemenangan dan satu hasil imbang. Posisi tersebut membuat mereka berada dalam tekanan, mengingat hanya dua tim teratas yang berpeluang besar melaju ke semifinal.

Persaingan di Grup A sendiri berlangsung ketat. Singapura memimpin klasemen dengan tujuh poin, disusul Indonesia di posisi kedua dengan enam poin. Kondisi ini membuat laga di Pakansari menjadi sangat menentukan, terutama bagi Vietnam yang tidak boleh terpeleset.

Kim menilai Indonesia akan menjadi lawan yang sulit, terlebih dengan dukungan penuh suporter tuan rumah. Atmosfer Stadion Pakansari yang dikenal intens disebutnya bisa menjadi faktor tambahan yang harus diantisipasi.

“Kami datang dengan tekad dan semangat yang kuat. Kami akan berjuang sebaik mungkin untuk meraih kemenangan meski bermain di kandang lawan,” tegasnya.

Vietnam datang ke Bogor dengan modal hasil imbang tanpa gol melawan Singapura. Dalam laga tersebut, mereka sebenarnya mampu menciptakan beberapa peluang emas, namun penyelesaian akhir menjadi masalah utama.

Hasil itu membuat Kim Sang-sik cukup kecewa. Ia menilai timnya seharusnya bisa mengamankan tiga poin, yang akan membuat situasi mereka lebih nyaman jelang menghadapi Indonesia.

“Kami sangat menyesal tidak bisa mengalahkan Singapura, padahal kami menciptakan banyak peluang,” ungkapnya.

Menurut pelatih asal Korea Selatan itu, kemenangan atas Singapura akan sangat membantu dalam mengurangi tekanan. Namun kenyataannya, tambahan satu poin justru membuat Vietnam harus bekerja lebih keras di laga tandang ini.

“Seandainya menang, tentu persiapan kami akan lebih ringan. Sekarang kami datang dengan tekanan yang lebih besar,” tambahnya.

Meski masih memiliki satu laga tersisa melawan Kamboja, Kim menegaskan fokus penuh saat ini hanya tertuju pada Indonesia. Ia tidak ingin timnya terganggu oleh perhitungan jangka panjang sebelum memastikan hasil di Pakansari.

Pertemuan Indonesia dan Vietnam sendiri kerap berlangsung sengit dalam beberapa tahun terakhir, menjadikannya salah satu rivalitas paling panas di Asia Tenggara. Kedua tim sama-sama dikenal memiliki organisasi permainan yang disiplin dan intensitas tinggi.

Dengan situasi klasemen yang ketat, laga ini diprediksi akan berlangsung dalam tempo tinggi sejak menit awal. Bagi Vietnam, kemenangan bukan hanya soal tiga poin, tetapi juga menjaga peluang tetap hidup di Piala AFF 2026.

Reporter: Muchamad Rizqy A
Editor: Respatie
Sumber: detik.com

Seluruh konten berita di abahtindik.com dilindungi hukum. Dilarang menyalin, mengambil, memproses, atau menggunakan konten—termasuk untuk AI—tanpa izin tertulis dari abahtindik.com.