JAKARTA, Abahtindik.com | Suzuki memperluas pilihan kendaraan elektrifikasi di pasar Indonesia dengan mengandalkan teknologi Smart Hybrid Vehicle by Suzuki (SHVS). Sistem mild hybrid itu kini digunakan pada sejumlah model, mulai All New Ertiga Hybrid, XL7 Hybrid hingga Grand Vitara.
Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya Suzuki menyesuaikan diri dengan perubahan kebutuhan konsumen yang mulai mempertimbangkan efisiensi bahan bakar dan emisi kendaraan. Di sisi lain, penggunaan mobil listrik murni masih sangat bergantung pada ketersediaan infrastruktur pengisian daya, terutama di luar kota-kota besar.
Melalui SHVS, Suzuki menawarkan teknologi elektrifikasi yang tidak membutuhkan pengisian baterai dari sumber listrik eksternal. Sistem ini memadukan mesin bensin dengan Integrated Starter Generator (ISG) dan baterai lithium-ion.
ISG bekerja membantu mesin ketika kendaraan membutuhkan tambahan tenaga, sekaligus mengubah energi saat deselerasi menjadi daya listrik yang kemudian disimpan kembali ke baterai. Sistem tersebut juga mendukung fitur engine auto start-stop yang dapat mematikan mesin sementara ketika kendaraan berhenti dalam kondisi tertentu.
Teknologi itu salah satunya diterapkan pada All New Ertiga Hybrid. Mobil keluarga berkapasitas tujuh penumpang tersebut menggunakan mesin K15B 1.462 cc yang dipadukan dengan sistem SHVS.
Selain mengandalkan efisiensi bahan bakar, Ertiga Hybrid dibekali sejumlah fitur penunjang kenyamanan dan keselamatan. Fitur yang tersedia antara lain cruise control, sistem pengereman ABS dan EBD, engine auto start-stop, serta Hill Hold Control pada varian tertentu. Untuk tipe Cruise, Suzuki juga melengkapinya dengan kamera belakang guna membantu pengemudi saat parkir.
Berdasarkan daftar harga untuk wilayah Jakarta pada Juli 2026, All New Ertiga Hybrid dipasarkan mulai sekitar Rp274,9 juta hingga Rp300,8 juta. Besaran harga berbeda sesuai tipe, transmisi dan pilihan warna kendaraan.
Suzuki juga menggunakan teknologi SHVS pada XL7 Hybrid. Mobil tujuh penumpang dengan karakter SUV tersebut memanfaatkan ISG untuk membantu akselerasi, mengisi kembali baterai saat kendaraan melambat, serta menjalankan fungsi engine auto start-stop.
Lini XL7 ditawarkan dalam beberapa pilihan, yakni Zeta, Beta dan Alpha. Untuk varian yang telah menggunakan teknologi hybrid, banderolnya berada di kisaran Rp274 juta hingga Rp329 juta di Jakarta, tergantung tipe, transmisi dan warna.
Di kelas SUV, Suzuki menawarkan Grand Vitara. Model ini menggunakan mesin K15C Dual Jet berkapasitas 1.462 cc yang dipadukan dengan transmisi otomatis enam percepatan serta teknologi SHVS.
Grand Vitara dipasarkan sekitar Rp416 juta untuk tipe GX single tone dan Rp419 juta untuk GX two tone. Suzuki juga memberikan garansi hingga delapan tahun untuk komponen SHVS pada model tersebut.
Dengan tiga model tersebut, Suzuki mencoba menjangkau konsumen dari kebutuhan yang berbeda, mulai kendaraan keluarga hingga SUV. Teknologi mild hybrid menjadi pilihan bagi pengguna yang ingin mendapatkan efisiensi lebih baik tanpa harus bergantung pada stasiun pengisian kendaraan listrik.
Bagi pasar Indonesia, pendekatan itu cukup relevan karena kendaraan tetap dapat digunakan seperti mobil bermesin konvensional. Pengemudi tidak perlu mengubah kebiasaan dengan melakukan pengisian baterai secara terpisah, sementara sistem elektrifikasi tetap bekerja membantu menekan konsumsi bahan bakar dan emisi kendaraan.
Reporter : Muchamad Rizqy
Editor : Respati
Sumber : Medcom

