PROBOLINGGO, ABAHTINDIK.COM — Jasa Marga terus mematangkan kesiapan layanan operasional Jalan Tol Probolinggo–Situbondo–Banyuwangi Tahap I ruas Gending–Besuki untuk memastikan pemenuhan Standar Pelayanan Minimal (SPM) dapat berjalan optimal saat jalan tol dioperasikan.
Ruas Gending–Besuki memiliki panjang 49,68 kilometer dan dibangun dalam tiga seksi. Seksi 1 Gending–Kraksaan telah mencapai konstruksi fisik 100 persen serta memperoleh Sertifikat Laik Fungsi dan Operasi (SLFO). Kondisi serupa juga dicapai Seksi 2 Kraksaan–Paiton yang konstruksinya telah selesai 100 persen dan telah mendapatkan SLFO.
Sementara itu, Seksi 3 Paiton–Besuki telah menyelesaikan pekerjaan jalan utama 100 persen dan sudah melaksanakan Uji Laik Fungsi dan Operasi (ULFO). Kesiapan setiap seksi menjadi bagian penting sebelum layanan operasional jalan tol dapat diberikan secara penuh kepada masyarakat.
Kehadiran Jalan Tol Probolinggo–Situbondo–Banyuwangi diproyeksikan memberikan manfaat signifikan terhadap konektivitas kawasan Tapal Kuda. Ruas ini diperkirakan memangkas waktu tempuh perjalanan Probolinggo menuju Besuki menjadi sekitar satu jam 15 menit sehingga mobilitas masyarakat menjadi lebih efisien.
Selain mempercepat perjalanan, jalan tol tersebut diharapkan memperlancar distribusi logistik, khususnya bagi kawasan industri Paiton serta pergerakan barang menuju Pelabuhan Ketapang yang menjadi salah satu gerbang utama konektivitas Jawa dan Bali.
Dampak lain yang diharapkan adalah meningkatnya akses menuju berbagai destinasi pariwisata di kawasan Tapal Kuda. Konektivitas yang semakin baik juga dinilai dapat membuka peluang lebih luas bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah di daerah sekitar koridor tol.
Jasa Marga menegaskan penyediaan infrastruktur tersebut merupakan bagian dari komitmen perusahaan menghadirkan layanan jalan tol yang lancar, aman, dan nyaman. Persiapan operasional tidak hanya menyangkut kondisi konstruksi, tetapi juga kesiapan berbagai unsur pelayanan untuk memenuhi standar yang telah ditetapkan.
Dengan beroperasinya ruas Gending–Besuki nantinya, konektivitas antardaerah di Jawa Timur bagian timur diharapkan semakin kuat. Infrastruktur tersebut juga diproyeksikan mendukung pertumbuhan ekonomi melalui perjalanan yang lebih cepat, distribusi barang yang lebih efisien, serta peningkatan akses menuju pusat industri, pelabuhan, kawasan wisata, dan sentra ekonomi masyarakat.
Jalan tol ini sekaligus diharapkan memperkuat jaringan transportasi darat di koridor timur Jawa Timur dan memberikan alternatif perjalanan yang lebih efektif bagi masyarakat. Dengan kesiapan konstruksi dan layanan yang terus dimatangkan, Jasa Marga menargetkan ruas tersebut mampu memberikan manfaat jangka panjang bagi pengguna jalan dan perekonomian regional setempat.











