MADIUN – ABAHTINDIK.COM | Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional Jawa Timur–Bali melalui PPK 2.2 mempercepat pekerjaan preservasi rutin di ruas Maospati–Solo, Jawa Timur. Langkah ini dilakukan untuk menjaga kondisi jalan nasional tetap mantap dan aman dilintasi.
Pekerjaan difokuskan pada titik yang mengalami penurunan kualitas perkerasan. Tim lapangan melakukan pengupasan aspal rusak, pembersihan badan jalan, kemudian penambalan dan perataan ulang menggunakan hotmix agar permukaan kembali rata dan stabil.
Satker Pelaksanaan Jalan Nasional Wilayah II Provinsi Jawa Timur menyatakan preservasi merupakan bagian dari program rutin pemeliharaan infrastruktur. Penanganan cepat dilakukan agar kerusakan tidak meluas dan tidak menimbulkan gangguan serius terhadap arus lalu lintas.
Andhika Tommy Ardiansyah, S.T., M.Eng.Sc., selaku perwakilan pelaksana teknis, menjelaskan bahwa ruas Maospati–Solo memiliki peran penting sebagai jalur penghubung antarwilayah. Jalur ini menopang distribusi logistik dan mobilitas masyarakat di koridor barat hingga tengah Jawa Timur.

Keterangan Foto :
Petugas melakukan pengupasan aspal rusak dan penghamparan hotmix di ruas Maospati–Solo, Jawa Timur. Pekerjaan dilaksanakan PPK 2.2 BBPJN Jatim–Bali untuk menjaga kondisi jalan tetap mantap dan aman.
Perbaikan ini mendukung kelancaran distribusi logistik dan mobilitas warga di jalur strategis nasional.
Dok. ABAHTINDIK.COM
Selama pekerjaan berlangsung, petugas menerapkan sistem pengaturan lalu lintas di lapangan. Pengendara diminta memperhatikan rambu sementara dan mengurangi kecepatan demi keselamatan bersama.
Melalui perawatan berkala, pemerintah menargetkan jalur Mantingan–Ngawi–Maospati–Madiun tetap dalam kondisi prima dan mampu mendukung pertumbuhan ekonomi daerah secara berkelanjutan.
Sumber: BBPJN Jatim–Bali
Dokumentasi: ABAHTINDIK.COM
Reporter: Joko Suryanto
Editor: Subardi, SE











