EkbisHeadline

Balai Besar Wilayah Sungai Brantas Perkuat Darurat Tanggul Sekunder Gude di Jombang

78
×

Balai Besar Wilayah Sungai Brantas Perkuat Darurat Tanggul Sekunder Gude di Jombang

Sebarkan artikel ini

JOMBANG – abahtindik.com | Balai Besar Wilayah Sungai Brantas bergerak cepat menangani pengikisan Tanggul Saluran Sekunder Gude berkode B.GE.7 di Desa Jabon, Kecamatan Jombang, Kabupaten Jombang.

Sisi tanggul yang berbatasan langsung dengan jalan raya tergerus. Titik ini setiap hari dilalui truk logistik dan kendaraan proyek. Getaran berulang mempercepat pelemahan tanah. Risiko longsor mengancam badan jalan dan jalur distribusi.

Informasi penanganan dipublikasikan melalui akun pu_sda_brantas Jawa Timur dan laman Direktorat Jenderal Sumber Daya Air pada 20 Februari 2026.
BBWS Brantas melalui PPK Operasi dan Pemeliharaan SDA V bersama UPI D.I Siman turun langsung ke lapangan. Tim melakukan perkuatan darurat secara manual dan terukur.

Keterangan foto :
Petugas Balai Besar Wilayah Sungai Brantas melakukan perkuatan darurat Tanggul Saluran Sekunder Gude B.GE.7 di Desa Jabon, Kecamatan Jombang, Kabupaten Jombang, dengan pemasangan sandbag dan cerucuk bambu pada sisi tanggul yang tergerus dan berbatasan langsung dengan badan jalan, Jumat 20 Februari 2026.

Langkah teknis di lokasi:

* Pasang sandbag di sisi tanggul tergerus untuk menahan tekanan tanah.
* Tanam cerucuk bambu sebagai penguat sementara.
* Kendalikan erosi di titik rawan agar tidak melebar.

Keterangan foto :
Petugas Balai Besar Wilayah Sungai Brantas bersama tim operasi dan pemeliharaan mengangkut dan menyiapkan sandbag untuk perkuatan darurat tanggul Saluran Sekunder Gude di Desa Jabon, Kecamatan Jombang, Kabupaten Jombang, sebagai langkah pengendalian erosi dan pencegahan longsor di sisi saluran yang berbatasan dengan jalan raya.

Perkuatan difokuskan pada sisi yang berdampingan dengan badan jalan. Targetnya jelas. Cegah longsor susulan. Lindungi lapisan aspal. Jaga arus lalu lintas tetap normal.

Tim juga mengatur debit aliran pada kapasitas aman. Langkah ini mencegah limpasan ke permukiman dan lahan pertanian di sekitar saluran.

Aspek keselamatan publik menjadi prioritas. Lokasi berada dekat jalur lalu lintas aktif dan perlintasan kereta api. Koordinasi dilakukan agar pekerjaan tidak mengganggu mobilitas warga.

UPI D.I Siman bersama tim operasi dan pemeliharaan melakukan pemantauan berkala selama masa tanggap darurat. Evaluasi dilakukan hingga kondisi dinyatakan stabil dan aman.

Warga diminta berhati hati saat melintas dan mengikuti arahan petugas di sekitar lokasi pekerjaan.

Sumber: pu_sda_brantas Jawa Timur dan Balai Besar Wilayah Sungai Brantas
Reporter: Rijen Senario
Editor: Subardi, SE
Dokumentasi: abahtindik.com

Seluruh konten berita di abahtindik.com dilindungi hukum. Dilarang menyalin, mengambil, memproses, atau menggunakan konten—termasuk untuk AI—tanpa izin tertulis dari abahtindik.com.