KULON PROGO | abahtindik.com — Menjelang arus mudik Lebaran 2026, Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Kulon Progo memperkuat langkah antisipatif dengan melakukan survei menyeluruh terhadap prasarana jalan di sejumlah jalur utama wilayah Kabupaten Kulon Progo. Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Kasatlantas Polres Kulon Progo, AKP Kristiono, S.P., S.I.K., M.M., didampingi Kanit Keamanan dan Keselamatan (Kamsel) Ipda Apsari Rahman, S.P., S.I.K., M.M., bersama jajaran anggota di lapangan.
Survei dilakukan sebagai bagian dari persiapan menghadapi potensi peningkatan mobilitas masyarakat selama periode mudik dan balik Idulfitri 2026. Jalur-jalur utama yang menjadi fokus pemantauan meliputi ruas dengan intensitas lalu lintas tinggi, akses penghubung antarwilayah, serta titik yang selama ini teridentifikasi sebagai lokasi rawan kecelakaan maupun kepadatan kendaraan.
AKP Kristiono menjelaskan bahwa kegiatan ini bertujuan memastikan seluruh elemen pendukung keselamatan berlalu lintas dalam kondisi optimal. Pemeriksaan mencakup kelayakan permukaan jalan, kondisi marka dan rambu lalu lintas, keberfungsian lampu penerangan jalan, hingga efektivitas sistem drainase untuk mengantisipasi genangan yang dapat membahayakan pengguna jalan.
“Survei ini menjadi langkah awal untuk memetakan kondisi riil di lapangan. Setiap temuan akan kami koordinasikan dengan instansi terkait agar segera ditindaklanjuti sebelum puncak arus mudik,” ujarnya.
Selain aspek fisik infrastruktur, Satlantas juga melakukan analisis potensi gangguan lalu lintas berdasarkan pola pergerakan kendaraan pada periode mudik tahun-tahun sebelumnya. Data tersebut menjadi dasar dalam penyusunan skenario rekayasa lalu lintas, termasuk kemungkinan penerapan pengaturan arus, penempatan personel di titik krusial, serta optimalisasi pengamanan di simpul-simpul transportasi.
Ipda Apsari Rahman menambahkan bahwa pendekatan yang dilakukan tidak hanya bersifat teknis, tetapi juga preventif dan edukatif. Pihaknya akan mengintensifkan sosialisasi keselamatan berlalu lintas kepada masyarakat, termasuk imbauan terkait kepatuhan terhadap rambu, batas kecepatan, dan kesiapan kendaraan sebelum melakukan perjalanan jarak jauh.
Langkah ini merupakan bagian dari rangkaian kesiapan menghadapi Operasi Ketupat 2026, yang secara nasional digelar untuk menjamin keamanan dan kelancaran arus mudik. Koordinasi lintas sektor juga menjadi elemen penting, mengingat kelancaran lalu lintas tidak hanya bergantung pada kepolisian, tetapi juga dukungan dari pemerintah daerah dan instansi teknis terkait.
Dengan dilakukannya survei prasarana secara dini, Satlantas Polres Kulon Progo menargetkan seluruh jalur utama dalam kondisi layak sebelum puncak arus mudik. Upaya ini diharapkan mampu meminimalkan risiko kecelakaan, mencegah kemacetan berkepanjangan, serta menciptakan rasa aman bagi para pemudik yang melintasi wilayah Kulon Progo.
Komitmen tersebut sejalan dengan tujuan utama pengamanan Lebaran, yakni memastikan perjalanan masyarakat berlangsung tertib, lancar, dan selamat hingga tiba di tujuan. Dengan kesiapan infrastruktur dan pengawasan yang terencana, diharapkan momentum mudik 2026 dapat berjalan kondusif, sehingga masyarakat dapat merayakan Idulfitri bersama keluarga dengan aman dan nyaman.
Sumber: Satlantas Polres Kulon Progo
Reporter: Nugroho Dwi Raharjo
Editor: Mochamad Makruf











