Headline

PLN UPT Madiun Perkuat Sosialisasi Bahaya Balon Udara, Antisipasi Gangguan Listrik di Tulungagung Selama Ramadan

88
×

PLN UPT Madiun Perkuat Sosialisasi Bahaya Balon Udara, Antisipasi Gangguan Listrik di Tulungagung Selama Ramadan

Sebarkan artikel ini

MADIUN – abahtindik.com | PT PLN (Persero) Unit Induk Transmisi Jawa Bagian Timur dan Bali (UIT JBM) melalui Unit Pelaksana Transmisi (UPT) Madiun meningkatkan langkah preventif guna menjaga keandalan sistem kelistrikan selama bulan suci Ramadan. Salah satu upaya yang dilakukan adalah menggelar sosialisasi bahaya penerbangan balon udara liar terhadap infrastruktur ketenagalistrikan di wilayah Tulungagung.

Kegiatan ini difokuskan pada wilayah Kecamatan Bandung dan Besuki yang dilintasi jaringan Saluran Udara Tegangan Tinggi (SUTT) dan Saluran Udara Tegangan Ekstra Tinggi (SUTET). Sosialisasi menjadi bagian dari strategi mitigasi risiko untuk meminimalkan potensi gangguan penyaluran listrik yang dapat timbul akibat balon udara yang diterbangkan secara bebas oleh masyarakat.

Acara tersebut dihadiri Camat Bandung dan Camat Besuki, Kapolsek Bandung dan Besuki, Danramil Bandung dan Besuki, para kepala desa, serta Bhabinkamtibmas se-wilayah Kecamatan Bandung dan Besuki. Kehadiran unsur pemerintah kecamatan, TNI, dan Polri menegaskan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam menjaga keamanan lingkungan sekaligus memastikan stabilitas pasokan listrik selama periode Ramadan hingga Idulfitri.

Tulungagung dikenal sebagai salah satu daerah yang memiliki tradisi menerbangkan balon udara pada momentum Ramadan.

Namun, balon udara yang menggunakan sumber api sebagai pemanas memiliki risiko tinggi terhadap jaringan transmisi. Balon yang terbang tanpa kendali dapat mendekati, menyentuh, bahkan tersangkut pada konduktor maupun tower transmisi. Kondisi tersebut berpotensi menimbulkan gangguan teknis, menyebabkan trip pada sistem transmisi, dan dalam situasi tertentu dapat memicu pemadaman listrik dalam skala luas.

Dalam forum sosialisasi tersebut, PLN UPT Madiun memaparkan secara rinci dampak teknis yang mungkin terjadi apabila balon udara mengenai jaringan transmisi. Selain risiko gangguan suplai listrik, kondisi tersebut juga berpotensi membahayakan keselamatan masyarakat di sekitar jaringan. Oleh karena itu, PLN mendorong peningkatan kesadaran publik mengenai konsekuensi yang ditimbulkan dari penerbangan balon udara liar.

Sebagai langkah preventif, PLN bersama pemerintah kecamatan dan aparat keamanan membahas penguatan patroli jaringan, edukasi intensif di tingkat desa, serta koordinasi dalam penegakan aturan yang berlaku. Pendekatan ini diharapkan mampu menekan potensi gangguan sebelum terjadi, terutama pada periode Ramadan ketika aktivitas masyarakat meningkat.

General Manager PLN UIT JBM, Ika Sudarmaja, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam menjaga keandalan sistem transmisi di momen penting bagi masyarakat. Menurutnya, stabilitas pasokan listrik menjadi faktor krusial agar masyarakat dapat menjalankan ibadah dengan nyaman tanpa gangguan teknis.

Ia juga menekankan pentingnya dukungan seluruh elemen, mulai dari pemerintah daerah, TNI, Polri, hingga masyarakat, dalam menjaga infrastruktur ketenagalistrikan. Partisipasi aktif warga dalam tidak menerbangkan balon udara secara bebas dinilai menjadi kunci utama pencegahan gangguan.

Melalui sinergi yang diperkuat menjelang dan selama Ramadan, PLN berharap sistem kelistrikan di wilayah Tulungagung tetap andal, stabil, dan aman. Upaya preventif ini diharapkan mampu memastikan seluruh aktivitas ibadah dan pelayanan publik berjalan tanpa hambatan akibat gangguan jaringan transmisi listrik.

Reporter: Joko Suryanto
Editor: Mochamad Makruf
Dok: abahtindik.com

Seluruh konten berita di abahtindik.com dilindungi hukum. Dilarang menyalin, mengambil, memproses, atau menggunakan konten—termasuk untuk AI—tanpa izin tertulis dari abahtindik.com.