Bekasi – abahtindik.com | Menjelang fase krusial arus mudik Lebaran 1447 Hijriah/2026, jajaran Polda Metro Jaya memperkuat kesiapan pengamanan di titik-titik strategis perlintasan kendaraan. Salah satu fokus pengawasan berada di Pos Pengamanan (Pospam) Cikunir, Jalan Tol Km 10A, Bekasi Kota, yang menjadi simpul penting pergerakan lalu lintas dari Jakarta menuju koridor timur Pulau Jawa.
Kapolda Metro Jaya bersama Wakapolda Metro Jaya melakukan pengecekan langsung ke lokasi pada Selasa, 17 Maret 2026. Kegiatan tersebut merupakan bagian dari pelaksanaan Operasi Ketupat Jaya 2026, operasi kepolisian terpusat yang digelar dalam rangka menjamin keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran arus mudik serta arus balik Lebaran.
Peninjauan dilakukan untuk memastikan seluruh unsur pengamanan berjalan sesuai standar operasional. Pemeriksaan mencakup kesiapan personel yang bertugas selama 24 jam secara bergiliran, kelengkapan sarana dan prasarana penunjang, sistem komunikasi, hingga prosedur respons cepat terhadap potensi gangguan lalu lintas maupun kondisi darurat di jalan tol.
Pospam Cikunir dinilai memiliki posisi strategis karena berada di titik pertemuan arus kendaraan dari dalam Kota Jakarta menuju Tol Jakarta–Cikampek dan jaringan jalan tol lainnya. Secara historis, kawasan ini mengalami peningkatan volume kendaraan signifikan menjelang puncak mudik. Kepadatan di titik tersebut kerap menjadi indikator awal lonjakan arus ke arah Jawa Barat, Jawa Tengah, hingga Jawa Timur.
Dalam kegiatan pengecekan tersebut turut hadir Kabasarnas RI, Pejabat Utama Polda Metro Jaya, serta Kapolrestro Bekasi Kota. Kehadiran unsur kepolisian dan lembaga pencarian serta pertolongan menegaskan penguatan sinergi lintas instansi. Kolaborasi ini menjadi bagian penting dalam skema pengamanan terpadu, khususnya untuk mengantisipasi kecelakaan lalu lintas, gangguan keamanan, maupun situasi kedaruratan yang membutuhkan penanganan cepat dan terkoordinasi.
Operasi Ketupat Jaya 2026 sendiri dirancang sebagai operasi terpusat dengan pendekatan preventif dan responsif.
Di wilayah hukum Polda Metro Jaya, pengamanan difokuskan pada jalur tol, jalur arteri, terminal, stasiun, bandara, hingga pusat-pusat keramaian yang berpotensi mengalami peningkatan mobilitas masyarakat. Pos pengamanan dan pos pelayanan didirikan untuk memberikan bantuan langsung kepada pemudik, termasuk informasi lalu lintas, bantuan medis awal, serta pengamanan terhadap potensi tindak kriminalitas.
Menjelang H-7 hingga H-2 Lebaran, volume kendaraan diperkirakan terus meningkat, terutama pada jam-jam tertentu yang menjadi periode favorit keberangkatan pemudik. Oleh karena itu, kesiapan Pospam Cikunir tidak hanya berfungsi sebagai titik pengawasan, tetapi juga sebagai pusat kendali taktis dalam memantau perkembangan arus secara real time.
Dengan penguatan kesiapan personel, sarana pendukung, dan koordinasi lintas lembaga, Polda Metro Jaya menegaskan komitmennya untuk memastikan arus mudik Lebaran 2026 berlangsung aman dan tertib. Langkah ini diharapkan mampu meminimalkan risiko kemacetan panjang, menekan angka kecelakaan lalu lintas, serta memberikan rasa aman bagi masyarakat yang melakukan perjalanan menuju kampung halaman.
Sumber: Polda Metro Jaya
Reporter: Respati
Editor: Mochamad Makruf











