SURABAYA – abahtindik.com – Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Brantas terus memperkuat sistem pemantauan hidrologi melalui kegiatan pemeliharaan dan penggantian peralatan di sejumlah Pos Curah Hujan (PCH) dan Pos Klimatologi yang tersebar di wilayah kerja Sungai Brantas. Langkah ini dilakukan guna memastikan seluruh instrumen pemantauan berfungsi optimal dalam menghasilkan data hidrologi yang akurat, andal, dan berkesinambungan.
Kegiatan tersebut meliputi penggantian alat penakar curah hujan manual di PCH Sumber Mujur, Kandang Tepus, dan Pronojiwo di Kabupaten Lumajang, serta PCH Nagasareh di Kabupaten Sampang. Selain itu, BBWS Brantas juga melakukan pemasangan pagar BRC di PCH Pasrujambe 2, Kabupaten Lumajang, sebagai upaya meningkatkan keamanan fasilitas pemantauan.
Pemeliharaan turut dilakukan melalui penggantian panel surya di PCH Wiyung, Kota Surabaya, guna memastikan pasokan energi bagi perangkat pemantauan tetap berjalan optimal. Sementara itu, di Pos Klimatologi Kepanjen, Kabupaten Malang, dilakukan penggantian anemometer untuk meningkatkan akurasi pengukuran kecepatan angin. Di Pos Klimatologi Jatiwates, Kabupaten Jombang, BBWS Brantas juga memperbarui sejumlah instrumen meteorologi, meliputi sangkar meteorologi, anemometer, termometer bola basah, serta termometer bola kering.
Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya menjaga keandalan jaringan pemantauan hidrologi agar seluruh instrumen dapat berfungsi secara optimal dalam menghasilkan data yang akurat, andal, dan berkesinambungan. Data tersebut menjadi dasar penting dalam perencanaan, pengelolaan, serta pengambilan keputusan di bidang sumber daya air.
Melalui pemeliharaan dan peningkatan fasilitas secara berkala, BBWS Brantas menegaskan komitmennya dalam mendukung penyediaan data hidrologi yang berkualitas guna menunjang pengelolaan sumber daya air di Wilayah Sungai Brantas, termasuk untuk pengendalian banjir, pengelolaan irigasi, penyediaan air baku, hingga mitigasi bencana hidrometeorologi.
Editor: Respati
Sumber: BBWS Brantas











