Jakarta, – abahtindik.com – Presiden Prabowo Subianto telah melantik sepuluh anggota Komite Reformasi Polri di Istana Merdeka, Jakarta, pada Jumat sore (7/11/2025).
Komite penting ini diketuai oleh Jimly Asshiddiqie, yang juga merupakan Ketua Mahkamah Konstitusi periode 2003–2008.
Pelantikan tersebut didasarkan pada Keputusan Presiden (Keppres) Nomor 122P Tahun 2025 tentang Pengangkatan Keanggotaan Komite Reformasi Kepolisian Negara Republik Indonesia..
Selain Jimly, yang juga merangkap sebagai anggota, Presiden Prabowo turut melantik sembilan tokoh lainnya. Anggota komite tersebut diisi oleh figur-figur dari internal kepolisian dan pemerintahan, antara lain:.
Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo Penasihat Khusus Presiden Bidang Keamanan dan Ketertiban
Masyarakat dan Reformasi Kepolisian Ahmad Dofiri
Menteri Koordinator Bidang Hukum, HAM, Imigrasi, dan Pemasyarakatan Yusril Ihza Mahendra
Wakil Menteri Koordinator Bidang Hukum, HAM, Imigrasi, dan Pemasyarakatan Otto Hasibuan
Menteri Dalam Negeri dan Kapolri periode 2016–2019 Jenderal Pol. (Purn.) Tito Karnavian
Menteri Hukum Supratman Andi Agtas
Mahfud MD (Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan periode 2019–2024 dan Ketua Mahkamah Konstitusi periode 2008–2013)
Kapolri periode 2019–2021 Jenderal Pol. (Purn.) Idham Aziz
Kapolri periode 2015–2016 Jenderal Pol. (Purn.) Badrodin Haiti
Prosesi Pelantikan dan Janji Setia
Prosesi pelantikan diawali dengan lagu kebangsaan “Indonesia Raya” dan pembacaan Keppres. Setelah itu, para anggota komite mengucapkan sumpah jabatan yang dipimpin langsung oleh Presiden Prabowo.
”Bahwa saya akan setia dan memegang teguh Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia tahun 1945, serta akan menjalankan segala peraturan perundang-undangan dengan selurus-lurusnya demi dharma bakti saya kepada bangsa dan Negara,” ucap Presiden yang diikuti oleh seluruh anggota komite.
Acara dilanjutkan dengan penandatanganan berita acara pelantikan oleh Ketua Komite, Jimly Asshiddiqie. Presiden Prabowo kemudian menyalami satu per satu anggota Komite Reformasi Polri yang baru dilantik.
Sejumlah pejabat turut hadir dalam acara pelantikan, di antaranya Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan Djamari Chaniago, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto, Menteri Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono, dan beberapa menteri koordinator serta menteri lainnya.
Pembentukan Komite Reformasi Polri ini merupakan salah satu janji Presiden Prabowo untuk merespons aspirasi masyarakat mengenai reformasi internal Polri, terutama setelah munculnya desakan dari berbagai kelompok masyarakat pada akhir Agustus 2025.
Komite ini diharapkan dapat membawa perubahan signifikan dalam tubuh kepolisian ( wa/an)











