Lumajang, abahtindik.com – Kepolisian Daerah (Polda) Jawa Timur (Jatim) mengerahkan Tim SAR untuk membagikan masker kepada warga yang melintas di Jembatan Curah Kobokan, kawasan Piket Nol. Jalur vital yang menghubungkan Kabupaten Lumajang dan Malang ini terpantau terdampak tebalnya abu vulkanik dari erupsi Gunung Semeru pada Minggu.
”Hari ini Tim SAR Polda Jawa Timur turun langsung ke lapangan dengan membagikan masker kepada para pengendara yang melintas di Jembatan Curah Kobokan,” ujar Kabid Humas Polda Jatim, Kombes Pol. Jules Abraham Abast.
Di lokasi, tebalnya abu vulkanik di beberapa ruas jalan mengurangi jarak pandang, memaksa para pengendara memperlambat laju kendaraan mereka.
Pembagian masker diprioritaskan di titik-titik rawan, terutama di Jembatan Curah Kobokan yang menjadi jalur selatan penghubung Lumajang dan Malang. Langkah ini diambil untuk memastikan masyarakat tetap dapat beraktivitas tanpa terganggu dampak abu vulkanik, yang dapat menyebabkan iritasi mata dan gangguan pernapasan.
”Personel SAR Polda Jatim kami kerahkan untuk membantu masyarakat, salah satunya dengan membagikan masker agar para pengendara tetap bisa bernapas dengan nyaman meski melintas di area terdampak abu vulkanik,” tambahnya.
Polda Jatim terus memonitor perkembangan aktivitas vulkanik Semeru dan berkoordinasi dengan BPBD Lumajang serta instansi terkait. Masyarakat diimbau untuk tetap waspada, mematuhi rambu keselamatan, dan menggunakan perlindungan diri saat beraktivitas di luar rumah, khususnya di wilayah terdampak erupsi.
Hingga saat ini, situasi lalu lintas di sekitar lokasi terdampak masih terkendali. Petugas juga tetap bersiaga mengantisipasi potensi peningkatan abu vulkanik atau perubahan kondisi cuaca.
Selain membagikan masker, Polda Jatim turut berpartisipasi dalam penanganan dampak erupsi dengan mendirikan dapur lapangan. Dapur yang dioperasikan oleh personel Satbrimob bersama Polres Lumajang ini setiap harinya menyalurkan ratusan porsi makanan siap saji untuk memenuhi kebutuhan logistik para pengungsi di Kecamatan Pronojiwo. ( wa/ar)











