Banyuwangi, analisapublik.id-Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, berkomitmen untuk terus berbenah dan menjaga daya tarik pariwisata daerah setelah menerima penghargaan Most Inspiring Tourism Leader (MITL) 2025 dari Kementerian Pariwisata.
“Tidak hanya destinasi yang terus kami garap, tapi atraksi wisata juga kami desain agar menarik wisatawan, karena dengan demikian wisatawan terus tetap datang ke Banyuwangi,” kata Bupati Ipuk di Banyuwangi, Jawa Timur, Senin.
Ia menyampaikan terima kasih atas penghargaan dari Menteri Pariwisata Widiyanti Putri Wardhana tersebut. Menurutnya, Banyuwangi tidak hanya membangun pariwisata, tetapi juga menumbuhkan ketahanan masyarakat melalui inovasi, kolaborasi, dan keberanian mengambil keputusan.
Visi pariwisata Banyuwangi dalam lima tahun ke depan adalah menjadi pariwisata unggul, berdaya saing, dan memberikan manfaat besar bagi masyarakat. “Apapun program daerah yang kami lakukan, ujungnya adalah untuk meningkatkan kesejahteraan, mengentaskan kemiskinan, termasuk dari sektor pariwisata juga,” tutur Ipuk.
Kiprah Banyuwangi diakui dunia dengan ditetapkannya Desa Adat Osing Kemiren sebagai bagian dari Jaringan Desa Wisata Terbaik Dunia, The Best Tourism Villages Upgrade Programme 2025, oleh United Nations Tourism (UN Tourism) Badan Pariwisata PBB. Inovasi seperti terobosan Ijen Golden Route juga menjadi fokus untuk peningkatan kunjungan.
Peningkatan Kunjungan dan Dampak Ekonomi
Hasilnya, kunjungan wisatawan ke Banyuwangi terus meningkat:
-
Pada tahun 2024, total kunjungan mencapai 3.405.145 orang, naik 7 persen dari tahun 2023.
-
Wisatawan domestik: 3.282.241 orang.
-
Wisatawan mancanegara: 122.904 orang.
-
Seiring peningkatan kunjungan, terjadi pula peningkatan ekonomi signifikan di Banyuwangi:
-
Pendapatan per kapita naik dari Rp58,08 juta (2023) menjadi Rp62,09 juta (2024).
-
PDRB meningkat dari Rp101,29 triliun (2023) menjadi Rp108,92 triliun (2024).
Penghargaan MITL 2025 ini diberikan kepada Bupati Ipuk Fiestiandani sebagai kepala daerah yang dinilai mampu menggerakkan pariwisata di wilayahnya dan berkontribusi memajukan pariwisata Indonesia. ( wa/ar)











