PASURUAN | abahtindik.com — Genangan air sempat menutup sebagian badan jalan di kawasan Viaduk Gempol, Kabupaten Pasuruan, dan menyebabkan arus lalu lintas tersendat, Selasa. Air meluap setelah saluran drainase di sekitar lokasi tidak mampu menampung limpasan, diperparah endapan lumpur dan sedimen yang menyumbat aliran.
Peristiwa tersebut terjadi saat volume air meningkat, bertepatan dengan jam lalu lintas padat. Sejumlah kendaraan terpaksa melaju perlahan, bahkan antrean sempat mengular di kedua arah karena lebar jalan efektif berkurang akibat genangan.
Menerima laporan dari lapangan, tim UPT PSDA WS Welang–Pekalen langsung bergerak ke lokasi. Penanganan darurat dilakukan dengan mengerahkan pompa apung untuk menyedot air dari titik genangan dan mengalirkannya keluar badan jalan.
Langkah tersebut membuahkan hasil.

Keterangan Foto – abahtindik.com:
Petugas menurunkan pompa apung untuk menangani genangan air yang sempat menutup sebagian badan jalan di kawasan Viaduk Gempol, Kabupaten Pasuruan. Penanganan cepat tersebut membuat ketinggian air berangsur surut dan arus lalu lintas kembali normal.
Sumber:
Dinas PU Sumber Daya Air Provinsi Jawa Timur
pusda.jatimprov.go.id | @pusdajatim
Dalam waktu relatif singkat, ketinggian air berangsur surut dan arus lalu lintas kembali normal.
Aktivitas kendaraan pun kembali berjalan tanpa hambatan berarti.
Pihak UPT PSDA menyebut penggunaan pompa apung menjadi solusi taktis di titik-titik rawan genangan, terutama saat debit air meningkat sementara kapasitas saluran drainase terbatas. Namun demikian, penanganan jangka panjang tetap dibutuhkan agar kejadian serupa tidak berulang.
Meski kondisi sudah terkendali, pengguna jalan diimbau tetap berhati-hati saat melintas di kawasan viaduk, khususnya saat hujan. Di sisi lain, peran masyarakat menjaga kebersihan saluran air dinilai penting untuk mencegah penyumbatan yang berujung genangan.
Sumber: Dinas PU Sumber Daya Air Provinsi Jawa Timur
Reporter: Ponco Drajat Santoso
Editor: Rijen Senario











