SUMENEP | analisapublik.id — Preservasi Jalan Matananir–Rubaru (Ruas Nomor 106) di Kabupaten Sumenep resmi rampung. Pekerjaan yang dilaksanakan Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Jawa Timur–Bali melalui PPK 3.2 Provinsi Jawa Timur tersebut kini telah dapat dimanfaatkan penuh oleh masyarakat.
Ruas ini merupakan jalur strategis penunjang aktivitas ekonomi warga. Dengan kondisi perkerasan yang lebih mantap dan permukaan aspal yang rata, arus lalu lintas kendaraan menjadi lebih lancar dibanding sebelumnya.
Satker Pelaksanaan Jalan Nasional Wilayah III Provinsi Jawa Timur, Deny Purwa Indarsa, S.T., M.T., menyatakan peningkatan kualitas jalan ini merupakan bagian dari upaya menjaga kemantapan jaringan jalan nasional, khususnya di wilayah kepulauan dan kawasan produktif.

Keterangan Foto:
Proses peningkatan dan pengaspalan Ruas Jalan Matananir–Rubaru (Ruas Nomor 106) yang ditangani BBPJN Jawa Timur–Bali melalui Satker PJN Wilayah III Provinsi Jawa Timur. Pekerjaan meliputi pemasangan saluran tepi, pemadatan badan jalan, hingga pelapisan aspal hotmix guna meningkatkan akses distribusi dan mobilitas warga.
Dok. ANALISAPUBLIK.ID
Perbaikan tersebut berdampak langsung terhadap distribusi hasil pertanian. Waktu tempuh angkutan menjadi lebih singkat, biaya logistik dapat ditekan, serta risiko kerusakan kendaraan akibat jalan rusak berkurang. Kondisi ini dinilai memberi keuntungan bagi petani dan pelaku usaha lokal karena rantai pasok berjalan lebih efisien.
Selain mendukung sektor ekonomi, akses masyarakat menuju sekolah, pasar, fasilitas kesehatan, hingga kawasan wisata juga semakin terbuka. Jalur yang sebelumnya kerap dikeluhkan karena rusak dan berlubang kini berubah menjadi akses yang lebih aman dan nyaman dilalui.

Keterangan Foto:
Tahapan pekerjaan peningkatan Ruas Jalan Matananir–Rubaru (Ruas Nomor 106) yang ditangani BBPJN Jawa Timur–Bali melalui Satker PJN Wilayah III Provinsi Jawa Timur. Dokumentasi memperlihatkan proses penggalian dan pemasangan saluran tepi, penghamparan aspal menggunakan asphalt finisher, pemadatan dengan tandem roller, hingga kondisi jalan setelah rampung dan siap digunakan masyarakat.
Dok. ANALISAPUBLIK.ID
Program preservasi ini merupakan bagian dari pemeliharaan dan peningkatan kualitas jalan nasional oleh BBPJN Jawa Timur–Bali. Pekerjaan tidak hanya memperbaiki struktur perkerasan, tetapi juga mencakup penataan bahu jalan serta sistem drainase untuk menjaga ketahanan konstruksi dalam jangka panjang.
Dengan selesainya pekerjaan tersebut, konektivitas antarwilayah di Kabupaten Sumenep semakin kuat. Infrastruktur jalan yang terpelihara menjadi fondasi penting dalam mendukung pertumbuhan ekonomi daerah sekaligus memperkuat ketahanan pangan di tingkat lokal.
Sumber: BBPJN Jawa Timur–Bali











