HeadlinePemerintahan

UPT PJJ Banyuwangi Intensifkan Pemeliharaan 154,56 Km Jalan Provinsi Jelang Arus Mudik Lebaran 2026

2954
×

UPT PJJ Banyuwangi Intensifkan Pemeliharaan 154,56 Km Jalan Provinsi Jelang Arus Mudik Lebaran 2026

Sebarkan artikel ini

BANYUWANGI – abahtindik.com | Menjelang meningkatnya mobilitas masyarakat pada periode arus mudik Lebaran 2026, Unit Pelaksana Teknis Pengelolaan Jalan dan Jembatan (UPT PJJ) Banyuwangi di bawah Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga Provinsi Jawa Timur memperkuat kegiatan pemeliharaan rutin pada seluruh ruas jalan provinsi di wilayah kerjanya. Upaya tersebut dilakukan guna memastikan kondisi infrastruktur jalan tetap layak, aman, dan fungsional bagi pengguna jalan.

Kepala UPT PJJ Banyuwangi, Samsul Widjajanto, S.T., M.T., menjelaskan bahwa total panjang jalan provinsi yang menjadi tanggung jawab unitnya mencapai 154,56 kilometer. Ruas tersebut tersebar di dua wilayah strategis di kawasan timur Jawa Timur, yakni Kabupaten Banyuwangi sepanjang 117,54 kilometer dan Kabupaten Situbondo sepanjang 37,02 kilometer.
Menurut Samsul, pemeliharaan jalan dilakukan secara intensif sebagai bagian dari langkah antisipatif menghadapi lonjakan arus kendaraan selama musim mudik.

Jalan provinsi di wilayah tersebut memiliki peran vital sebagai jalur penghubung antarwilayah sekaligus akses menuju kawasan pariwisata dan pelabuhan yang diperkirakan mengalami peningkatan aktivitas transportasi.

Keterangan Foto :
Kepala UPT Pengelolaan Jalan dan Jembatan (PJJ) Banyuwangi, Samsul Widjajanto, S.T., M.T., menegaskan kesiapsiagaan tim pemeliharaan jalan provinsi dalam memastikan kondisi infrastruktur tetap fungsional dan aman menjelang arus mudik Lebaran 2026 di wilayah Banyuwangi dan Situbondo. Melalui kegiatan pemeliharaan rutin pada ruas jalan kewenangan UPT PJJ Banyuwangi, upaya tersebut dilakukan untuk menjaga kelancaran mobilitas masyarakat selama periode mudik dan balik Hari Raya.

Editor : H. Muhajir Wahyu Ramadhan

“Seluruh ruas jalan provinsi dalam kewenangan UPT PJJ Banyuwangi terus kami pantau dan tangani melalui kegiatan pemeliharaan rutin. Tujuannya agar kondisi jalan tetap terjaga dan masyarakat dapat melintas dengan aman serta nyaman, terutama menjelang arus mudik Lebaran,” ujar Samsul saat dikonfirmasi melalui sambungan telepon, Minggu (15/3/2026).

Ia menjelaskan bahwa pelaksanaan kegiatan tersebut mengacu pada Dokumen Pelaksanaan Anggaran (DPA) Tahun Anggaran berjalan yang memprioritaskan pemeliharaan rutin infrastruktur jalan. Pada tahun ini, kata dia, tidak terdapat paket pekerjaan pembangunan maupun peningkatan jalan di lingkungan UPT PJJ Banyuwangi.

Meski demikian, seluruh personel teknis tetap dikerahkan secara maksimal untuk menjaga kualitas jalan melalui kegiatan perawatan berkala.

Pemeliharaan tersebut meliputi perawatan badan jalan, penanganan kerusakan ringan seperti tambal sulam pada permukaan jalan yang mulai mengalami penurunan kualitas, serta inspeksi rutin pada seluruh ruas jalan provinsi.

“Fokus kami tahun ini adalah menjaga kondisi jalan agar tetap fungsional. Meskipun tidak ada pekerjaan konstruksi baru, tim tetap bergerak di lapangan melakukan pemantauan dan perbaikan ringan agar tidak terjadi gangguan lalu lintas akibat kerusakan jalan,” jelasnya.

Selain perbaikan ringan, UPT PJJ Banyuwangi juga melakukan monitoring kondisi jalan secara berkala untuk mendeteksi potensi kerusakan sejak dini. Dengan pendekatan tersebut, setiap kerusakan dapat segera ditangani sebelum berkembang menjadi kerusakan yang lebih besar dan berpotensi mengganggu kelancaran arus kendaraan.

Langkah ini dinilai penting mengingat wilayah Banyuwangi dan Situbondo merupakan bagian dari jalur strategis di kawasan timur Jawa Timur yang menghubungkan berbagai pusat aktivitas ekonomi, kawasan wisata, hingga akses menuju pelabuhan penyeberangan.

Samsul menegaskan bahwa kesiapan kondisi jalan menjadi prioritas utama dalam mendukung kelancaran mobilitas masyarakat selama periode mudik dan arus balik Lebaran. Dengan pemeliharaan rutin yang dilakukan secara konsisten, diharapkan seluruh ruas jalan provinsi tetap berada dalam kondisi optimal saat terjadi peningkatan volume kendaraan.

“Melalui pemeliharaan rutin yang kami lakukan secara berkelanjutan, kami berupaya memastikan jalan provinsi di wilayah Banyuwangi dan Situbondo tetap dalam kondisi layak dilalui. Ini penting agar perjalanan masyarakat selama mudik Lebaran dapat berlangsung aman, lancar, dan nyaman,” pungkasnya.

Editor : H. Muhajir Wahyu Ramadhan

Seluruh konten berita di abahtindik.com dilindungi hukum. Dilarang menyalin, mengambil, memproses, atau menggunakan konten—termasuk untuk AI—tanpa izin tertulis dari abahtindik.com.