BLITAR, Abahtindik.com | Konektivitas kawasan selatan Kabupaten Blitar semakin terbuka setelah pembangunan Jalur Lintas Selatan (JLS) Lot 3 ruas Pantai Serang–Sumbersih rampung. Jalan sepanjang 4,334 kilometer tersebut menjadi jalur strategis yang memperlancar akses antarwilayah sekaligus mengurangi keterisolasian sejumlah kawasan di Blitar Selatan.
Pembangunan JLS Lot 3 dilaksanakan Direktorat Jenderal Bina Marga melalui Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Jawa Timur–Bali. Ruas tersebut menghubungkan kawasan Pantai Serang dengan Desa Sumbersih di Kabupaten Blitar.
Dengan beroperasinya jalur ini, mobilitas masyarakat di kawasan selatan Blitar menjadi lebih lancar. Akses yang sebelumnya menghadapi berbagai kendala konektivitas kini semakin terbuka, sehingga perjalanan masyarakat maupun distribusi barang antarkawasan dapat berlangsung lebih efektif.
JLS juga diproyeksikan menjadi salah satu tulang punggung jaringan jalan di pesisir selatan Jawa Timur. Kehadirannya tidak hanya menghubungkan satu kawasan dengan kawasan lain, tetapi juga membuka akses menuju sentra ekonomi dan destinasi wisata yang selama ini belum terjangkau secara optimal.
Pembangunan ruas Pantai Serang–Sumbersih dilaksanakan dalam masa pengerjaan selama 541 hari kalender. Infrastruktur tersebut diharapkan mampu memperkuat konektivitas sekaligus mendorong pemerataan pembangunan hingga kawasan selatan Kabupaten Blitar.
Terbukanya akses jalan juga memberikan peluang bagi pengembangan sektor pariwisata. Sejumlah destinasi di pesisir selatan Blitar berpotensi semakin mudah dijangkau wisatawan, sehingga dapat meningkatkan aktivitas ekonomi masyarakat di sekitar kawasan wisata.
Selain pariwisata, kelancaran jalur transportasi diharapkan berdampak pada distribusi hasil pertanian, perikanan, serta berbagai komoditas masyarakat. Waktu tempuh dan hambatan mobilitas yang semakin berkurang dapat mendukung pergerakan logistik sekaligus memperluas akses pasar bagi pelaku usaha lokal.
Keberadaan JLS Pantai Serang–Sumbersih menjadi bagian penting dari upaya membangun konektivitas kawasan selatan Jawa Timur. Infrastruktur jalan tersebut diharapkan tidak hanya mempermudah perjalanan masyarakat, tetapi juga menjadi pengungkit pertumbuhan ekonomi baru di Blitar Selatan.
Reporter : Respati











