Peristiwa

Dugaan Keracunan MBG di Trenggalek Meluas, Siswa SD Dirawat Inap

1754
×

Dugaan Keracunan MBG di Trenggalek Meluas, Siswa SD Dirawat Inap

Sebarkan artikel ini
RSUD dr Soedomo Trenggalek Tempat dilarikannya Siswa yang keracunan MBG

TRENGGALEK, Abahtindik.com – Kasus dugaan keracunan setelah konsumsi Makanan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Trenggalek meluas. Keluhan yang sebelumnya muncul di SMPN 1 Trenggalek kini juga ditemukan di SDI Lukman Al Hakim. Seorang siswa sekolah dasar harus menjalani rawat inap di RSUD dr. Soedomo Trenggalek.

Humas RSUD dr. Soedomo Trenggalek, Sujiono, mengatakan rumah sakit menerima dua pasien anak dalam 24 jam terakhir. Keduanya berasal dari SMPN 1 Trenggalek dan SDI Lukman Al Hakim.

“Ada dua anak yang dibawa ke sini, satu dari SMPN 1 Trenggalek dan satunya dari SDI Lukman Al Hakim. Untuk anak SMP rawat jalan dan yang SD rawat inap,” kata Sujiono, Kamis (13/8/2026).

Tim medis masih memantau kondisi pasien yang menjalani perawatan.

Plt Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Trenggalek, Yusuf Widharto, mengatakan Puskesmas Trenggalek telah melakukan klarifikasi ke sekolah. Hasilnya, delapan siswa, dua petugas PIC, serta delapan tenaga kependidikan mengalami keluhan diare.

Kasus tersebut mencuat setelah ratusan siswa dan guru SMPN 1 Trenggalek dilaporkan mengalami mual, diare, dan muntah seusai menyantap menu MBG pada Selasa (11/8/2026).

Pemerintah kemudian menghentikan sementara operasional Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Tamanan untuk pemeriksaan. Sampel makanan juga telah diambil dan diuji di laboratorium.

Hasil pemeriksaan laboratorium kini menjadi kunci untuk memastikan penyebab gangguan kesehatan tersebut. Pemerintah daerah masih memantau kondisi korban sekaligus mengevaluasi proses penyediaan dan distribusi makanan MBG.

Reporter : Rizqy

Seluruh konten berita di abahtindik.com dilindungi hukum. Dilarang menyalin, mengambil, memproses, atau menggunakan konten—termasuk untuk AI—tanpa izin tertulis dari abahtindik.com.