LKHAI dan JIMLY School menggelar webinar nasional hukum bisnis dengan hampir 200 peserta dan dukungan sembilan tokoh lintas sektor.
Surabaya, Abahtindik.com – Lembaga Kajian Hukum dan Advokasi Indonesia (LKHAI) bersama JIMLY School memperkuat pengembangan kompetensi hukum bisnis melalui webinar nasional yang diikuti hampir 200 peserta dari berbagai daerah di Indonesia, Rabu malam 21 Oktober 2026.
Kegiatan bertajuk Pengembangan Kompetensi dalam Dinamika Perkembangan Hukum Bisnis tersebut dilaksanakan secara daring melalui Zoom Meeting dengan pusat penyelenggaraan di Surabaya.
Kolaborasi kedua lembaga diarahkan untuk meningkatkan pemahaman peserta terhadap perkembangan regulasi, perubahan teknologi, serta tantangan hukum yang dihadapi pelaku usaha dalam menjalankan aktivitas bisnis.
Penguatan kompetensi hukum dinilai semakin penting karena perubahan kebijakan dan dinamika dunia usaha menuntut kemampuan memahami aturan sekaligus mengantisipasi potensi persoalan hukum.
Sembilan Tokoh Nasional dan Daerah Dukung Kolaborasi LKHAI
Penyelenggaraan webinar mendapat dukungan sembilan tokoh dari kalangan dunia usaha, akademisi, organisasi profesi, dan sektor lainnya.
Mereka adalah Direktur PT Brawijaya Multi Usaha Edi Purwanto, Ketua Umum KADIN Jawa Timur Adik Dwi Putranto, musisi Roy Jeconiah, serta Dekan Fakultas Hukum dan Bisnis ITB Yadika Pasuruan Agus Andi Subroto.
Dukungan juga datang dari Direktur Eksekutif Asrama Mahasiswa Nusantara Surabaya Dhian Satria Yudha, Dekan Fakultas Teknik Unesa Suparji, Guru Besar Fakultas Hukum Unair Agus Yudha Hernoko, Wakil Rektor III Universitas Widya Gama Malang Ana Sopanah, dan Ketua LPJK Insannul Kamil.
Kesembilan tokoh tersebut memberikan apresiasi terhadap kerja sama LKHAI dan JIMLY School dalam memperluas akses pendidikan hukum serta pengembangan pelatihan kompetensi bersertifikat.
Dukungan lintas sektor tersebut menunjukkan pentingnya hubungan antara pendidikan hukum, kebutuhan dunia usaha, dan peningkatan kemampuan profesional.
Ali Zaini: Kompetensi Hukum Bisnis Harus Mengikuti Perubahan Regulasi
Ketua Umum DPP LPKAN Indonesia sekaligus Pembina LKHAI, R. Mohammad Ali Zaini, menegaskan bahwa peningkatan kompetensi profesional menjadi kebutuhan penting di tengah perkembangan ekonomi dan perubahan regulasi.
“Pengembangan kompetensi merupakan kebutuhan penting di tengah dinamika perkembangan hukum dan dunia usaha. Melalui kegiatan webinar seperti ini, kita berharap para peserta dapat memperluas wawasan, meningkatkan pemahaman, serta mengikuti perkembangan regulasi yang berkaitan dengan aktivitas bisnis,” ujar R. Mohammad Ali Zaini.
Menurutnya, penguasaan hukum bisnis tidak dapat dibatasi hanya pada kalangan akademisi dan praktisi hukum.
Pelaku usaha, pengelola perusahaan, serta pihak yang terlibat dalam kegiatan ekonomi juga membutuhkan pemahaman terhadap aturan yang memengaruhi aktivitas bisnis.
“Pemahaman hukum bisnis tidak hanya dibutuhkan oleh praktisi hukum, tetapi juga oleh pelaku usaha dan berbagai pihak yang terlibat dalam aktivitas ekonomi. Karena itu, ruang diskusi dan edukasi seperti ini perlu terus dikembangkan,” tambahnya.
Pernyataan tersebut menegaskan pentingnya pendidikan hukum yang dapat diakses berbagai kalangan untuk meningkatkan pemahaman terhadap kewajiban, hak, dan risiko dalam kegiatan usaha.
Peserta Berasal dari Instansi Pemerintah, Perguruan Tinggi, dan Dunia Usaha
Webinar nasional ini diikuti hampir 200 peserta yang berasal dari berbagai lembaga pemerintahan, perguruan tinggi, organisasi, serta kalangan profesional.
Peserta di antaranya berasal dari sejumlah instansi Pemerintah Provinsi Jawa Timur, Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional, Universitas Airlangga, Universitas Negeri Surabaya, UIN Sunan Ampel Surabaya, UPN Veteran Jawa Timur, dan Universitas Bhayangkara Surabaya.
Perwakilan RSUD Dr. Saiful Anwar Malang, Rumah Sakit Menur Surabaya, praktisi hukum, pelaku usaha, serta organisasi kemasyarakatan termasuk Pemuda Pancasila juga mengikuti kegiatan tersebut.
Keberagaman latar belakang peserta memperlihatkan bahwa pemahaman hukum bisnis berkaitan dengan berbagai bidang, mulai dari administrasi pemerintahan, pelayanan publik, pendidikan, hingga kegiatan ekonomi.
Penyelenggaraan secara daring memungkinkan peserta dari berbagai wilayah mengikuti pembahasan tanpa harus hadir secara langsung di Surabaya.
Akademisi dan Praktisi Bahas Dinamika Hukum Bisnis
Webinar menghadirkan Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Jawa Timur sekaligus pemerhati ekonomi dan bisnis, Lutfil Hakim, sebagai narasumber.
Narasumber lainnya adalah Direktur LSP JIMLY sekaligus Guru Besar Fakultas Hukum Universitas Surabaya, Hesti Armiwulan.
Kehadiran kedua narasumber tersebut menjadi bagian dari upaya mempertemukan perspektif ekonomi, dunia usaha, dan kajian hukum dalam satu forum pendidikan.
Rangkaian kegiatan diawali sambutan Ketua Pelaksana Rachmatika Ramadhani yang juga menjabat Direktur Utama PT Forjasi Lentera Indonesia.
Direktur Eksekutif LKHAI Mohammad Syarifudin Abdillah memandu jalannya kegiatan dengan dukungan notulis Rouli D. Marbun dan Siti Julaicha.
Forum tersebut menjadi sarana pertukaran pengetahuan mengenai pentingnya peningkatan kemampuan profesional dalam menghadapi perkembangan hukum bisnis.
LKHAI Dorong Program Edukasi Hukum Berkelanjutan
R. Mohammad Ali Zaini berharap kerja sama LKHAI dan JIMLY School tidak berhenti pada penyelenggaraan satu kegiatan, tetapi terus dikembangkan melalui berbagai program pendidikan hukum.
“Kami berharap kegiatan seperti ini tidak berhenti pada satu webinar saja. Ke depan, LKHAI dapat terus menghadirkan berbagai forum edukasi, baik melalui webinar, talk show, maupun kegiatan lainnya, sehingga semakin banyak masyarakat yang mendapatkan manfaat,” pungkasnya.
Pengembangan kegiatan lanjutan diharapkan mampu memperluas jangkauan pendidikan hukum kepada masyarakat, khususnya pelaku usaha dan kalangan profesional yang membutuhkan peningkatan kompetensi.
Meski demikian, informasi penyelenggaraan webinar belum merinci jadwal pelatihan lanjutan, mekanisme sertifikasi, maupun bentuk evaluasi kompetensi peserta setelah mengikuti kegiatan.
Kejelasan program lanjutan menjadi penting untuk mengukur manfaat kerja sama kedua lembaga dalam meningkatkan kemampuan profesional di bidang hukum bisnis.
Melalui kolaborasi tersebut, LKHAI dan JIMLY School diharapkan mampu memperkuat hubungan antara akademisi, praktisi hukum, pemerintah, dan dunia usaha dalam membangun sumber daya manusia yang memahami perkembangan regulasi serta tantangan hukum kegiatan ekonomi.
Reporter: Rijen Senario
Editor: Aris Setyoadji



