HeadlinePemerintahan

Dindik Jatim dan FPK Jalin Sinergi, Perkuat Wawasan Kebangsaan Pelajar Jawa Timur

152
×

Dindik Jatim dan FPK Jalin Sinergi, Perkuat Wawasan Kebangsaan Pelajar Jawa Timur

Sebarkan artikel ini

SURABAYA, abahtindik.com – Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur menerima audiensi dari Forum Pembauran Kebangsaan (FPK) Jawa Timur, Rabu (24/7/2025), di ruang kerja Kepala Dinas Pendidikan Jatim, Surabaya. Pertemuan ini menjadi momentum penting dalam memperkuat sinergi kelembagaan untuk membangun pendidikan kebangsaan di kalangan pelajar, khususnya jenjang SMA/SMK/SLB se-Jatim.

Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur, Aries Agung Paewai, memimpin langsung jalannya audiensi. Turut hadir Ketua FPK Jatim, RH. Mohammad Ali Zaini, beserta jajaran pengurus forum yang fokus pada penguatan nilai-nilai kebhinekaan dan toleransi di tengah masyarakat.

Dalam dialog yang berlangsung hangat dan produktif itu, kedua pihak sepakat menjalin kerja sama strategis dalam bentuk program-program kebangsaan yang implementatif dan menyentuh langsung dunia pendidikan.

FPK Dorong Pendidikan Kebangsaan yang Inklusif dan Terintegrasi

Ketua FPK Jatim, RH. Mohammad Ali Zaini, menegaskan pentingnya memasukkan kembali nilai-nilai luhur bangsa dalam kegiatan pembelajaran maupun aktivitas kesiswaan. Menurutnya, pendidikan karakter harus dibangun secara kolaboratif antara pemerintah dan masyarakat, agar siswa tidak sekadar cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki fondasi kebangsaan yang kuat.

> “Kami mendorong agar pemahaman tentang Pancasila, UUD 1945, Bhinneka Tunggal Ika, dan NKRI tidak hanya menjadi materi hafalan, tapi hidup dalam praktik keseharian siswa. FPK siap mendukung sekolah-sekolah melalui dialog kebangsaan, pelatihan lintas budaya, serta edukasi langsung dari tokoh masyarakat dan lintas agama,” ujar Ali Zaini.

Kadindik Jatim: Kolaborasi dengan FPK Perluas Dampak Pendidikan Karakter.

Sementara itu, Kadindik Jatim, Aries Agung Paewai, mengapresiasi tawaran kolaborasi dari FPK dan menilai bahwa sinergi ini menjadi solusi konkret dalam membangun ketahanan ideologi di lingkungan pendidikan.

> “Sinergi antara Dinas Pendidikan dan FPK diharapkan dapat menciptakan program-program yang inovatif dan efektif untuk membekali siswa dengan pemahaman mendalam tentang nilai-nilai kebangsaan,” ujar Aries.

Aries juga menyampaikan bahwa penguatan pendidikan karakter tidak dapat berjalan sendiri. Diperlukan dukungan lintas sektor, termasuk organisasi masyarakat seperti FPK, agar pelajar tidak hanya memahami wawasan kebangsaan secara teori, namun juga mampu menginternalisasikannya dalam kehidupan sosial yang majemuk.

Program Kebangsaan Akan Diterapkan di Sekolah Mulai Tahun Ajaran 2025/2026

Sebagai bentuk keseriusan kerja sama, Dinas Pendidikan Jatim dan FPK sepakat membentuk tim teknis lintas kelembagaan yang akan merancang kurikulum nonformal, menyusun peta jalan (roadmap), serta menetapkan pola pelaksanaan program di sekolah-sekolah. (Res)

Seluruh konten berita di abahtindik.com dilindungi hukum. Dilarang menyalin, mengambil, memproses, atau menggunakan konten—termasuk untuk AI—tanpa izin tertulis dari abahtindik.com.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *