HeadlinePemerintahan

Mudik 2026 Menghitung Hari, Akses Tol Ambarawa–Bawen Tak Boleh Bermasalah

172
×

Mudik 2026 Menghitung Hari, Akses Tol Ambarawa–Bawen Tak Boleh Bermasalah

Sebarkan artikel ini

UNGARAN – abahtindik.com | Persiapan infrastruktur pendukung Tol Yogyakarta–Bawen Seksi B ruas Ambarawa–Bawen menjadi perhatian menjelang arus mudik Lebaran 2026. Pemerintah bersama pengelola jalan tol mulai memfokuskan penataan jalan penyangga guna memastikan akses keluar-masuk tol dapat berfungsi optimal saat lonjakan kendaraan terjadi.

Penanganan diarahkan pada jalan non-tol yang terhubung langsung dengan simpul akses tol. Kondisi jalan penyangga dinilai berpengaruh langsung terhadap kelancaran pergerakan pemudik, terutama pada titik transisi dari jaringan jalan tol ke jalan eksisting di wilayah sekitar.

Direktur Utama PT Jasa Marga (Persero) Tbk, Rivan A. Purwantono, menyampaikan bahwa kesiapan akses pendukung merupakan bagian penting dari pengoperasian tol secara fungsional. Menurutnya, aspek keselamatan dan kelayakan teknis harus terpenuhi secara menyeluruh, tidak hanya pada badan jalan tol, tetapi juga pada ruas penyangganya.

Ia menambahkan, sebagian jalan penghubung berada di bawah kewenangan pemerintah kabupaten dan provinsi. Oleh karena itu, koordinasi lintas pemerintah menjadi faktor kunci agar peningkatan volume kendaraan saat arus mudik dan balik tidak menimbulkan gangguan lalu lintas di sekitar tol.

Saat ini, pemerintah daerah bersama instansi teknis masih melakukan pemetaan kondisi jalan penyangga. Ruas dengan tingkat kerusakan ringan hingga sedang diprioritaskan untuk ditangani lebih awal agar siap digunakan sebelum periode mudik dimulai.

Pekerjaan perbaikan ditargetkan rampung sebelum memasuki bulan Ramadan. Dengan target tersebut, akses menuju dan dari tol fungsional diharapkan berada dalam kondisi layak guna mendukung mobilitas masyarakat selama Lebaran 2026.

Sebagai bagian dari pengaturan lalu lintas mudik tahun depan, PT Jasa Marga menyiapkan pengoperasian sejumlah ruas tol secara fungsional dengan total panjang mencapai 121,64 kilometer. Ruas-ruas tersebut direncanakan dapat dilalui tanpa tarif, termasuk Tol Yogyakarta–Bawen Seksi B Ambarawa–Bawen sepanjang sekitar 4,98 kilometer yang diproyeksikan menjadi salah satu jalur penopang utama arus mudik.

Reporter : Dwi Santoso
IT. : Respati
Edito r: Bambang Setiawan

Seluruh konten berita di abahtindik.com dilindungi hukum. Dilarang menyalin, mengambil, memproses, atau menggunakan konten—termasuk untuk AI—tanpa izin tertulis dari abahtindik.com.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *