HeadlinePemerintahan

HUT ke-42, Perumda Tirta Cahya Agung Turunkan Biaya SR Jadi Rp500 Ribu, Siap Reboisasi Telaga Buret

71
×

HUT ke-42, Perumda Tirta Cahya Agung Turunkan Biaya SR Jadi Rp500 Ribu, Siap Reboisasi Telaga Buret

Sebarkan artikel ini

TULUNGAGUNG | abahtindik.com — Perumda Air Minum Tirta Cahya Agung Kabupaten Tulungagung menandai Hari Ulang Tahun (HUT) ke-42 dengan langkah konkret. Selain peringatan yang digelar di halaman kantor perusahaan, Minggu (8/2/2026), manajemen langsung mengumumkan pemangkasan biaya pemasangan sambungan rumah (SR) baru dan menyiapkan aksi reboisasi di Telaga Buret.

Mengusung tema “Semangat Dalam Pembaharuan, Bersatu Dalam Persaudaraan”, peringatan tahun ini tak sekadar seremoni. Pemerintah Kabupaten Tulungagung menegaskan dorongan percepatan pembenahan layanan air bersih, mulai dari digitalisasi sistem pelayanan, percepatan pemasangan SR, hingga perlindungan sumber air baku.

Bupati Tulungagung, H. Gatut Sunu Wibowo, S.E., M.E., menegaskan posisi strategis Perumda sebagai BUMD yang mengelola layanan dasar masyarakat.

“Atas nama Pemerintah Kabupaten Tulungagung, saya mengucapkan selamat ulang tahun ke-42. Perumda memiliki peran penting dalam menyediakan layanan air bersih yang layak, terjangkau, dan berkelanjutan bagi masyarakat,” ujarnya.

Ia meminta manajemen mempercepat inovasi pelayanan. Digitalisasi, respons cepat terhadap keluhan pelanggan, serta percepatan pemasangan sambungan rumah disebut menjadi prioritas ke depan.

Bupati Tulungagung H. Gatut Sunu Wibowo berjabat tangan dengan Direktur Perumda Tirta Cahya Agung Munaji Arifuddin saat peringatan HUT ke-42 di kantor Perumda, Minggu (8/2/2026). Dalam momentum tersebut diumumkan penurunan biaya sambungan rumah menjadi Rp500 ribu serta rencana reboisasi Telaga Buret.
Dok. abahtindik.com

Dalam momentum HUT ke-42, Perumda resmi memangkas biaya pemasangan SR baru dari Rp950 ribu menjadi Rp500 ribu. Kebijakan ini ditujukan untuk memperluas akses air bersih sekaligus mendongkrak jumlah pelanggan di wilayah Tulungagung.

Bupati juga mengingatkan peran ganda Perumda sebagai BUMD. Selain menjalankan fungsi sosial memenuhi kebutuhan dasar warga, perusahaan daerah juga dituntut berkontribusi terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD).

“Perumda harus mampu menyeimbangkan pelayanan prima dengan kontribusi nyata bagi pembangunan daerah,” tegasnya.

Selain penguatan internal, soliditas karyawan juga mendapat perhatian melalui kolaborasi dengan Dharma Wanita Persatuan. Hal itu dinilai sejalan dengan semangat pembaruan yang diusung dalam peringatan tahun ini.

Bupati Tulungagung H. Gatut Sunu Wibowo berjabat tangan dengan Direktur Perumda Tirta Cahya Agung Munaji Arifuddin saat peringatan HUT ke-42 di kantor Perumda, Minggu (8/2/2026). Dalam momentum tersebut diumumkan penurunan biaya sambungan rumah menjadi Rp500 ribu serta rencana reboisasi Telaga Buret.
Dok. abahtindik.com

Pada kesempatan yang sama, Bupati menyambut rencana aksi reboisasi yang akan dilaksanakan pada 15 Februari 2026 di kawasan Telaga Buret, Kecamatan Campurdarat, bekerja sama dengan pegiat lingkungan.

Langkah tersebut dinilai penting untuk menjaga keberlanjutan sumber air baku, agar layanan air bersih tetap terjaga dalam jangka panjang.

Di akhir sambutannya, Gatut Sunu berharap Perumda terus berbenah, baik dari sisi manajemen internal maupun penguatan layanan publik, demi menjaga kualitas, kuantitas, dan kontinuitas distribusi air bersih di Kabupaten Tulungagung.

Reporter: Endi Sunaryo
Editor: Kiki Juanda

Seluruh konten berita di abahtindik.com dilindungi hukum. Dilarang menyalin, mengambil, memproses, atau menggunakan konten—termasuk untuk AI—tanpa izin tertulis dari abahtindik.com.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *