Headline

Jembatan Bubak Kembali Beroperasi, Akses Gondang Normal Usai Banjir 2024

53
×

Jembatan Bubak Kembali Beroperasi, Akses Gondang Normal Usai Banjir 2024

Sebarkan artikel ini

MOJOKERTO – abahtindik.com | Pemerintah Provinsi Jawa Timur meresmikan kembali Jembatan Bubak di Kecamatan Gondang, Kabupaten Mojokerto, Kamis malam, 19 Februari 2026. Infrastruktur yang rusak akibat banjir bandang 2024 itu kini kembali difungsikan dan memulihkan jalur utama mobilitas warga.

Jembatan Bubak yang sebelumnya putus akibat terjangan banjir bandang pada 2024 telah selesai direkonstruksi dan resmi dibuka untuk umum. Infrastruktur ini kembali menjadi penghubung utama antara Desa Gondang dan wilayah sekitarnya yang selama hampir dua tahun terdampak gangguan akses.
Peresmian dilakukan Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa. Rekonstruksi dilaksanakan Dinas PU Bina Marga Jawa Timur melalui UPT PJJ Mojokerto. Kepala Dinas PU Bina Marga Jatim, Edy Tambeng Widjaja, menyatakan proyek ini menjadi prioritas karena menyangkut akses ekonomi masyarakat.

Peresmian berlangsung Kamis malam, 19 Februari 2026, di lokasi jembatan yang berada di Kecamatan Gondang, Kabupaten Mojokerto. Pekerjaan konstruksi dimulai Juli 2025 dan selesai pada Desember 2025 sebelum memasuki tahap uji operasional.

Keterangan Foto:
Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, bersama jajaran pejabat Pemprov Jatim dan unsur Forkopimda berfoto usai peresmian Rekonstruksi Jembatan Bubak di Kecamatan Gondang, Kabupaten Mojokerto. Jembatan yang sempat rusak akibat banjir bandang 2024 tersebut kini kembali difungsikan untuk memulihkan konektivitas dan aktivitas ekonomi warga.
Dok. ABAHTINDIK.COM

Reporter: Rijen Senario
Editor: H. Muhajir Wahyu Ramadhan
Sumber: BM NEWS | DPU Bina Marga Provinsi Jawa Timur

Banjir bandang 2024 merusak struktur lama hingga tidak dapat digunakan. Putusnya jembatan memaksa kendaraan pribadi, angkutan umum, dan truk logistik memutar dengan jarak tempuh lebih jauh. Waktu distribusi hasil pertanian bertambah. Biaya operasional meningkat. Aktivitas perdagangan menurun karena akses tidak efisien.

Rekonstruksi dilakukan dengan anggaran Rp13 miliar. Struktur baru memiliki panjang 60 meter dan lebar 7 meter. Pondasi dan rangka jembatan diperkuat untuk menghadapi potensi debit air tinggi serta tekanan arus sungai. Sistem drainase dan pengamanan tebing turut diperbaiki untuk meminimalkan risiko erosi.

Keterangan Foto:
Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, berjalan bersama jajaran pejabat usai peresmian Rekonstruksi Jembatan Bubak di Kecamatan Gondang, Kabupaten Mojokerto. Infrastruktur yang dibangun kembali setelah terdampak banjir bandang 2024 ini kini kembali difungsikan untuk memperlancar mobilitas dan distribusi ekonomi masyarakat.

Dok. ABAHTINDIK.COM
Reporter: Rijen Senario
Editor: H. Muhajir Wahyu Ramadhan
Sumber: BM NEWS | DPU Bina Marga Provinsi Jawa Timur

Setelah uji operasional, arus kendaraan dinyatakan normal. Data Pemprov Jatim menunjukkan lalu lintas kembali stabil pada jam sibuk pagi dan sore. Angkutan hasil pertanian dan distribusi bahan pokok kembali menggunakan jalur ini tanpa harus memutar.

Dampak ekonomi mulai terlihat. Aktivitas UMKM di sekitar jembatan kembali bergerak. Warung, kios, dan jasa transportasi lokal mencatat peningkatan transaksi. Mobilitas pelajar dan pekerja yang sebelumnya terhambat kini kembali lancar.

Keterangan Foto:
Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, berjalan bersama jajaran pejabat usai peresmian Rekonstruksi Jembatan Bubak di Kecamatan Gondang, Kabupaten Mojokerto. Infrastruktur yang dibangun kembali setelah terdampak banjir bandang 2024 ini kini kembali difungsikan untuk memperlancar mobilitas dan distribusi ekonomi masyarakat.

Dok. ABAHTINDIK.COM
Reporter: Rijen Senario
Editor: H. Muhajir Wahyu Ramadhan
Sumber: BM NEWS | DPU Bina Marga Provinsi Jawa Timur

Secara strategis, pembukaan Jembatan Bubak mengakhiri fase darurat infrastruktur yang berlangsung sejak 2024. Pemerintah daerah menegaskan komitmen melakukan pemeliharaan rutin dan evaluasi berkala. Pengawasan teknis akan difokuskan pada kekuatan struktur, kondisi bantaran sungai, dan sistem pengaman jembatan untuk memastikan infrastruktur ini berfungsi dalam jangka panjang.

Reporter: Rijen Senario
Editor: H. Muhajir Wahyu Ramadhan
Sumber: BM NEWS | DPU Bina Marga Provinsi Jawa Timur

Seluruh konten berita di abahtindik.com dilindungi hukum. Dilarang menyalin, mengambil, memproses, atau menggunakan konten—termasuk untuk AI—tanpa izin tertulis dari abahtindik.com.