Headline

Percepatan Penanganan Ruas Lumajang–Kencong Dikebut, Dinas PU Bina Marga Jatim Antisipasi Lonjakan Arus Mudik 2026

62
×

Percepatan Penanganan Ruas Lumajang–Kencong Dikebut, Dinas PU Bina Marga Jatim Antisipasi Lonjakan Arus Mudik 2026

Sebarkan artikel ini

JEMBER – abahtindik.com | Pemerintah Provinsi Jawa Timur melalui Dinas Pekerjaan Umum (PU) Bina Marga mempercepat penanganan infrastruktur jalan provinsi di sejumlah titik strategis menjelang arus mudik dan balik Lebaran 2026. Salah satu fokus utama berada di ruas Batas Lumajang–Kencong (Link 35.032), jalur penghubung penting yang menopang mobilitas masyarakat di wilayah selatan–timur Jawa Timur.

Langkah percepatan ini dilakukan sebagai respons atas proyeksi peningkatan volume kendaraan pada periode H-7 hingga puncak arus mudik Idulfitri 1447 Hijriah. Ruas Lumajang–Kencong dinilai memiliki peran krusial karena menjadi akses alternatif distribusi logistik sekaligus jalur pergerakan masyarakat lintas kabupaten.

Keterangan gambar:
Petugas pemeliharaan dari Dinas PU Bina Marga Provinsi Jawa Timur melaksanakan penanganan serta perbaikan permukaan jalan di ruas Batas Lumajang–Kencong menjelang arus mudik Lebaran 2026. Percepatan pekerjaan ini dilakukan guna memastikan kondisi jalan provinsi tetap dalam keadaan mantap, aman, dan nyaman dilintasi masyarakat selama masa mudik maupun arus balik Lebaran.

Kepala Dinas PU Bina Marga Provinsi Jawa Timur, Edy Tambeng Widjaja, turun langsung meninjau progres pekerjaan di lapangan. Peninjauan tersebut bertujuan memastikan seluruh pekerjaan pemeliharaan berjalan sesuai standar teknis, tepat waktu, dan berdampak langsung terhadap peningkatan kemantapan jalan.

Di lapangan, pekerjaan dipimpin oleh PPK Pemeliharaan Jalan dan Jembatan Wilayah Jember, A. Bahtiyar, S.T., bersama tim teknis. Penanganan dilakukan melalui pola pemeliharaan rutin dan penanganan cepat (quick response) pada titik-titik yang mengalami penurunan kualitas.

Rangkaian pekerjaan meliputi penambalan lubang dengan material aspal panas, perataan permukaan jalan yang mengalami gelombang, penguatan bahu jalan, serta pembersihan dan normalisasi saluran drainase. Langkah ini dilakukan untuk mencegah genangan air yang berpotensi mempercepat kerusakan konstruksi perkerasan sekaligus membahayakan pengguna jalan.

Selain perbaikan badan jalan, tim juga melakukan inspeksi menyeluruh terhadap kondisi jembatan di sepanjang ruas tersebut. Pemeriksaan mencakup struktur lantai jembatan, sambungan siar muai, hingga sistem pengamanan sisi jembatan guna memastikan seluruh elemen infrastruktur dalam kondisi laik fungsi sebelum arus kendaraan meningkat signifikan.

Kegiatan percepatan ini berada dalam koordinasi Unit Pelaksana Teknis Pengelolaan Jalan dan Jembatan (UPT PJJ) Jember. Kepala UPT PJJ Jember, Ir. Tutut Putro Tri Wicaksono, S.T., M.T., menjelaskan bahwa pihaknya menangani total 198,136 kilometer jalan provinsi yang tersebar di Kabupaten Jember dan Kabupaten Bondowoso.

Menurut Tutut, jaringan jalan tersebut memiliki fungsi strategis sebagai penghubung kawasan tapal kuda Jawa Timur dan menjadi bagian dari sistem transportasi regional yang menopang pergerakan orang maupun barang. Oleh karena itu, seluruh ruas masuk dalam daftar prioritas pemeliharaan menjelang periode mudik.

Edy Tambeng Widjaja menegaskan bahwa kesiapan infrastruktur jalan bukan semata persoalan teknis, melainkan bagian dari tanggung jawab pelayanan publik. Pemerintah daerah, kata dia, berkepentingan menjaga tingkat kemantapan jalan provinsi agar tetap stabil, sehingga risiko kecelakaan akibat kerusakan jalan dapat ditekan.

Pemantauan dilakukan secara berkala dengan sistem pelaporan progres harian dari tim lapangan. Skema ini diterapkan untuk memastikan setiap temuan kerusakan dapat segera ditindaklanjuti tanpa menunggu akumulasi kerusakan yang lebih berat.

Dengan percepatan penanganan tersebut, Pemerintah Provinsi Jawa Timur menargetkan seluruh ruas prioritas dalam kondisi mantap sebelum puncak arus mudik. Upaya ini diharapkan mampu mendukung perjalanan masyarakat yang lebih aman dan nyaman, sekaligus menjaga kelancaran distribusi logistik selama periode Lebaran.

Perbaikan infrastruktur jalan provinsi di wilayah Jember dan sekitarnya juga menjadi bagian dari strategi jangka panjang peningkatan kualitas layanan transportasi darat, seiring tingginya mobilitas masyarakat di kawasan selatan–timur Jawa Timur.

Editor: H. Muhajir Wahyu Ramadhan

Seluruh konten berita di abahtindik.com dilindungi hukum. Dilarang menyalin, mengambil, memproses, atau menggunakan konten—termasuk untuk AI—tanpa izin tertulis dari abahtindik.com.