LUMAJANG – abahtindik.com | Dinas Pekerjaan Umum (PU) Bina Marga Provinsi Jawa Timur melalui Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pengelolaan Jalan dan Jembatan (PJJ) Jember melaksanakan pekerjaan rekonstruksi pada dua ruas jalan provinsi strategis, yakni Batas Lumajang–Kencong (Link 35.032) dan Kencong–Kasiyan (Link 35.033), sepanjang Maret 2026.
Pekerjaan ini merupakan bagian dari agenda peningkatan kualitas infrastruktur jalan provinsi yang dilakukan secara berkala guna menjaga tingkat kemantapan jalan. Rekonstruksi difokuskan pada pemulihan dan penguatan struktur perkerasan yang mengalami penurunan kualitas, sehingga kembali memenuhi standar teknis pelayanan jalan sesuai fungsi dan kelasnya.
Secara fungsional, kedua ruas tersebut memiliki peran penting dalam sistem jaringan jalan provinsi di wilayah selatan Kabupaten Lumajang dan Kabupaten Jember. Ruas Batas Lumajang–Kencong menjadi penghubung utama antarwilayah yang menopang mobilitas masyarakat, sedangkan Kencong–Kasiyan berperan sebagai akses lanjutan yang mendukung pergerakan barang dan jasa di kawasan tersebut. Aktivitas kendaraan yang melintas mencakup kendaraan pribadi, angkutan umum, hingga kendaraan logistik yang menopang distribusi kebutuhan pokok dan aktivitas ekonomi lokal.
Rekonstruksi dilakukan sebagai respons terhadap kebutuhan penguatan struktur jalan akibat beban lalu lintas dan pengaruh kondisi cuaca. Dalam konteks teknis, pekerjaan ini bertujuan memulihkan daya dukung lapisan perkerasan agar mampu menahan tekanan kendaraan secara berkelanjutan. Dengan demikian, potensi kerusakan lanjutan dapat ditekan dan umur layanan jalan dapat dipertahankan sesuai perencanaan.
Upaya ini sekaligus menjadi bagian dari tanggung jawab pemeliharaan jalan provinsi yang berada di bawah kewenangan Pemerintah Provinsi Jawa Timur. Melalui UPT PJJ Jember, Dinas PU Bina Marga Jatim memastikan bahwa setiap ruas strategis yang memerlukan penanganan struktural memperoleh prioritas sesuai tingkat urgensi dan kondisi lapangan.
Dari sisi manfaat, penguatan struktur perkerasan diharapkan dapat meningkatkan kenyamanan dan keselamatan pengguna jalan.
Jalan yang mantap tidak hanya meminimalkan gangguan perjalanan, tetapi juga menekan risiko kecelakaan yang kerap dipicu oleh kerusakan permukaan seperti retak, deformasi, maupun penurunan kualitas lapisan aspal.
Selama proses pengerjaan berlangsung pada Maret 2026, masyarakat dan pengguna jalan diimbau untuk tetap berhati-hati saat melintas di sekitar lokasi pekerjaan. Kepatuhan terhadap rambu lalu lintas sementara dan arahan petugas di lapangan menjadi faktor penting dalam menjaga kelancaran arus kendaraan sekaligus keselamatan bersama.
Dukungan serta pengertian masyarakat terhadap pelaksanaan proyek ini dinilai berperan penting agar pekerjaan dapat berjalan sesuai jadwal dan target teknis yang telah ditetapkan. Dengan koordinasi yang baik antara pelaksana dan pengguna jalan, gangguan terhadap mobilitas diharapkan dapat diminimalkan.
Secara keseluruhan, rekonstruksi ruas Batas Lumajang–Kencong dan Kencong–Kasiyan menjadi bagian dari strategi berkelanjutan dalam menjaga kualitas infrastruktur jalan provinsi. Pemerintah daerah menargetkan kondisi jalan kembali optimal, sehingga konektivitas antarwilayah Lumajang–Jember tetap terjaga dan aktivitas sosial ekonomi masyarakat dapat berlangsung secara lancar.
Editor: H. Muhajir Wahyu Ramadhan











