EkbisHeadline

Antisipasi Kemacetan, Pemkab Bojonegoro Tuntaskan Perbaikan Jalur Alternatif Jelang arus balik Lebaran 2026

755
×

Antisipasi Kemacetan, Pemkab Bojonegoro Tuntaskan Perbaikan Jalur Alternatif Jelang arus balik Lebaran 2026

Sebarkan artikel ini

 

BOJONEGORO – abahtindik.com | Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro menuntaskan perbaikan sejumlah jalur alternatif sebagai langkah strategis menghadapi lonjakan arus balik Lebaran 1447 Hijriah. Kebijakan ini difokuskan untuk mengurai potensi kepadatan kendaraan yang diprediksi meningkat saat masyarakat kembali ke kota asal usai merayakan Idulfitri.

Dalam konteks arus balik, tekanan terhadap jalur nasional dinilai cenderung lebih tinggi karena terjadi pergerakan kendaraan dalam waktu relatif bersamaan. Oleh karena itu, Pemkab Bojonegoro mengoptimalkan fungsi ruas jalan kabupaten sebagai jalur distribusi guna memecah konsentrasi lalu lintas.

Kepala Bidang Jalan Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga Kabupaten Bojonegoro, Iwan Maulana, menjelaskan bahwa seluruh pekerjaan perbaikan telah diprioritaskan pada ruas yang diproyeksikan menjadi jalur alternatif arus balik.

“Pemeliharaan rutin dan penambalan telah kami lakukan pada ruas jalan kabupaten yang akan digunakan sebagai jalur alternatif. Ini untuk memastikan perjalanan masyarakat saat arus balik tetap aman dan nyaman,” ujarnya di Bojonegoro, Jawa Timur, Jumat (20/3/2026).

Perbaikan yang dilakukan mencakup penanganan kerusakan jalan berupa lubang serta peningkatan kualitas permukaan jalan pada titik-titik strategis. Langkah ini penting untuk mengurangi risiko kecelakaan sekaligus menjaga kelancaran mobilitas kendaraan saat volume lalu lintas meningkat.

Sejumlah ruas krusial telah ditangani, terutama di wilayah timur pada jalur Kanor–Rengel yang menjadi salah satu akses penghubung antarwilayah. Selain itu, akses menuju Jembatan Terusan Bojonegoro–Tuban di jalur Kanor–Semambung juga telah diperbaiki oleh Unit Pelaksana Teknis (UPT) Wilayah 2 untuk mendukung kelancaran arus kendaraan lintas daerah.

Di wilayah selatan, jalur Kedungadem disiapkan sebagai alternatif distribusi kendaraan saat arus balik berlangsung. Kondisi jalan di kawasan tersebut dinilai telah memenuhi standar kelayakan sehingga dapat digunakan sebagai jalur pendukung yang efektif.

Pemkab Bojonegoro juga memastikan aspek keselamatan pengguna jalan terpenuhi, khususnya pada malam hari yang menjadi salah satu periode puncak arus balik. Jalur alternatif telah dilengkapi dengan penerangan jalan umum (PJU) yang berfungsi optimal guna meningkatkan visibilitas dan menekan potensi kecelakaan.

“Seluruh perbaikan telah rampung, baik untuk kendaraan yang kembali menuju kota asal maupun yang melintas antarwilayah. Penerangan jalan juga kami pastikan berfungsi optimal,” tambah Iwan.

Selain kesiapan infrastruktur, pemerintah daerah mengimbau masyarakat untuk mengatur waktu perjalanan serta memantau kondisi lalu lintas sebelum berangkat. Pemudik yang kembali diharapkan memanfaatkan jalur alternatif guna menghindari kepadatan di jalur utama.

Pengguna jalan juga diingatkan untuk tetap mematuhi rambu lalu lintas, menjaga kecepatan kendaraan, serta memastikan kondisi fisik dan kendaraan dalam keadaan prima selama perjalanan arus balik.

Dengan kesiapan jalur alternatif dan dukungan infrastruktur yang telah diperbaiki, Pemkab Bojonegoro menargetkan arus balik Lebaran 2026 dapat berlangsung lebih tertib, aman, dan lancar. Distribusi arus kendaraan yang merata diharapkan mampu menekan potensi kemacetan serta meningkatkan kenyamanan perjalanan masyarakat secara keseluruhan.

Dok: abahtindik.com

Reporter: Ibnu Aji Sesario

Editor: Respati

Seluruh konten berita di abahtindik.com dilindungi hukum. Dilarang menyalin, mengambil, memproses, atau menggunakan konten—termasuk untuk AI—tanpa izin tertulis dari abahtindik.com.