JAWA TENGAH, abahtindik.com — Komitmen pemerintah dalam menjaga kualitas infrastruktur jalan nasional terus diwujudkan melalui berbagai langkah pemeliharaan rutin di lapangan. Salah satu upaya terbaru dilakukan oleh Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional BBPJN Jateng-DIY melalui satuan kerja teknis di wilayah Provinsi Jawa Tengah dengan melaksanakan pekerjaan patching atau penambalan jalan pada ruas Keprekan–Batas Kota.
Kegiatan tersebut menjadi bagian dari program preservasi jalan nasional yang secara konsisten dijalankan untuk menjaga tingkat kemantapan jalan, meningkatkan kenyamanan pengguna, serta memastikan jalur transportasi tetap berfungsi optimal dalam mendukung mobilitas masyarakat maupun distribusi logistik antarwilayah.
Berdasarkan informasi yang disampaikan melalui kanal resmi BBPJN Jateng-DIY, pekerjaan patching tersebut dilaksanakan oleh tim lapangan di bawah koordinasi PPK 2.4 Provinsi Jawa Tengah. Penanganan difokuskan pada sejumlah titik yang mengalami penurunan kualitas permukaan jalan, mulai dari retakan, lubang, hingga bagian perkerasan yang mulai menunjukkan gejala deformasi akibat tingginya beban lalu lintas serta pengaruh cuaca.
Langkah penanganan dini melalui patching dinilai penting agar kerusakan yang muncul tidak berkembang menjadi lebih luas dan membutuhkan penanganan struktural yang lebih besar. Selain itu, perbaikan cepat pada titik-titik kerusakan juga menjadi bagian dari strategi untuk menjaga keselamatan pengguna jalan, terutama kendaraan roda dua, kendaraan pribadi, angkutan umum, hingga kendaraan logistik yang setiap hari melintasi ruas tersebut.
Ruas Keprekan–Batas Kota sendiri diketahui menjadi salah satu jalur dengan aktivitas lalu lintas yang cukup padat. Jalur ini memiliki fungsi strategis dalam mendukung konektivitas antarwilayah, aktivitas ekonomi masyarakat, hingga distribusi barang dan jasa. Karena itu, keberadaan infrastruktur jalan yang mantap dan aman menjadi faktor penting dalam menjaga kelancaran mobilitas serta mendukung pertumbuhan ekonomi daerah.
Dalam pelaksanaannya, tim teknis melakukan identifikasi kondisi perkerasan pada sejumlah titik, kemudian melaksanakan proses pembersihan area yang mengalami kerusakan sebelum dilakukan penambalan menggunakan material sesuai standar teknis preservasi jalan nasional. Tahapan pekerjaan dilakukan secara bertahap agar kualitas hasil penanganan tetap optimal sekaligus meminimalkan gangguan terhadap arus lalu lintas.
Melalui unggahan resminya, BBPJN Jateng-DIY menegaskan bahwa kegiatan pemeliharaan rutin seperti patching akan terus dilakukan secara berkala di berbagai ruas jalan nasional yang berada dalam kewenangan instansi tersebut. Upaya ini merupakan bagian dari komitmen pemerintah pusat melalui Kementerian Pekerjaan Umum dalam menjaga infrastruktur transportasi tetap andal, aman, dan fungsional bagi masyarakat.
Selain melakukan penanganan fisik jalan, petugas di lapangan juga menyiapkan pengamanan area kerja dengan pemasangan rambu sementara, pengarah lalu lintas, serta penanda keselamatan guna memastikan proses pekerjaan berjalan lancar tanpa mengganggu aktivitas pengguna jalan secara signifikan.
BBPJN Jateng-DIY juga mengimbau masyarakat agar tetap berhati-hati saat melintasi area pekerjaan, mengurangi kecepatan kendaraan, serta mematuhi seluruh rambu maupun arahan petugas di lapangan demi menjaga keselamatan bersama.
Kegiatan patching pada ruas Keprekan–Batas Kota ini diharapkan mampu menjaga tingkat pelayanan jalan nasional tetap optimal, memperpanjang usia layanan perkerasan, serta memberikan rasa aman dan nyaman bagi seluruh pengguna jalan yang melintasi koridor strategis tersebut.
Reporter: Rijen Senario
Editor: Respati
Sumber: BBPJN Jawa Tengah – DIY











