HeadlinePemerintahan

Pantura Cirebon–Losari Direkonstruksi, PPK 1.3 Jabar Cor Beton 5,14 Kilometer Demi Perkuat Jalur Logistik Nasional

904
×

Pantura Cirebon–Losari Direkonstruksi, PPK 1.3 Jabar Cor Beton 5,14 Kilometer Demi Perkuat Jalur Logistik Nasional

Sebarkan artikel ini

CIREBON, abahtindik.com — Upaya peningkatan kualitas infrastruktur di jalur nasional terus dilakukan pemerintah. Kali ini, ruas Pantai Utara (Pantura) yang menghubungkan Cirebon hingga perbatasan Jawa Tengah di kawasan Losari tengah menjalani pekerjaan rekonstruksi jalan menggunakan metode perkerasan beton atau rigid pavement.

Pekerjaan tersebut dilaksanakan oleh PPK 1.3 Provinsi Jawa Barat sebagai bagian dari program preservasi dan penguatan ruas nasional yang selama ini menjadi salah satu tulang punggung distribusi logistik antarprovinsi di Pulau Jawa.

Berdasarkan dokumentasi pekerjaan di lapangan, proyek rekonstruksi dilakukan sepanjang 5,14 kilometer pada ruas strategis Cirebon–Losari. Aktivitas konstruksi bahkan dilakukan pada malam hari guna menjaga kelancaran arus lalu lintas sekaligus mempercepat progres penyelesaian pekerjaan.

Pemilihan konstruksi beton bukan tanpa alasan. Ruas Pantura ini selama bertahun-tahun menjadi jalur utama kendaraan logistik dengan intensitas kendaraan berat yang sangat tinggi, mulai dari truk barang, kendaraan distribusi, hingga angkutan antardaerah yang melintas hampir tanpa henti selama 24 jam.

Dengan beban lalu lintas yang tinggi tersebut, struktur jalan berbasis beton dinilai memiliki ketahanan lebih baik dibanding lapisan aspal konvensional. Selain mampu menopang tekanan kendaraan berat dalam jangka panjang, perkerasan beton juga diharapkan dapat meminimalkan potensi kerusakan dini seperti retak, gelombang, maupun lubang yang berisiko mengganggu keselamatan pengguna jalan.

Melalui pekerjaan rekonstruksi ini, pemerintah menargetkan kondisi jalan nasional di koridor Pantura tetap mantap, aman, dan nyaman bagi seluruh pengguna jalan, sekaligus mendukung kelancaran distribusi logistik antarwilayah.

Keberadaan ruas Cirebon–Losari sendiri memiliki peran vital sebagai penghubung ekonomi antara Jawa Barat dan Jawa Tengah. Karena itu, peningkatan kualitas konstruksi jalan dinilai menjadi langkah strategis untuk menjaga konektivitas serta efisiensi rantai pasok nasional.

Selama proses pekerjaan berlangsung, pengguna jalan diimbau untuk tetap berhati-hati, mematuhi rambu lalu lintas, mengurangi kecepatan saat melintasi area proyek, serta mengikuti arahan petugas di lapangan demi keselamatan bersama.

Program rekonstruksi ini sekaligus menegaskan komitmen pemerintah dalam menjaga kemantapan infrastruktur nasional, khususnya pada ruas-ruas strategis dengan volume kendaraan berat yang menjadi nadi utama pergerakan ekonomi nasional.

Reporter: Rijen Senario

Editor: Respati

Sumber: BBPJN Jawa Barat – DKI

Seluruh konten berita di abahtindik.com dilindungi hukum. Dilarang menyalin, mengambil, memproses, atau menggunakan konten—termasuk untuk AI—tanpa izin tertulis dari abahtindik.com.