SIDOARJO, abahtindik.com – Dinas Pekerjaan Umum (PU) Bina Marga Provinsi Jawa Timur melalui Unit Pelaksana Teknis Pengelolaan Jalan dan Jembatan (UPT PJJ) Surabaya menuntaskan pekerjaan pemeliharaan ruas Simpang Lima Krian–Prambon (Link 069) di Kabupaten Sidoarjo. Penanganan dilakukan dengan metode patching atau penambalan pada sejumlah titik jalan yang mengalami kerusakan sebagai tindak lanjut atas laporan masyarakat.
Perbaikan tersebut dilaksanakan pada Selasa (23/6/2026) sebagai bagian dari upaya menjaga kondisi jalan provinsi tetap mantap, aman, dan nyaman dilalui. Kerusakan berupa permukaan jalan yang bergelombang dinilai berpotensi mengganggu kelancaran arus lalu lintas serta meningkatkan risiko kecelakaan, terutama bagi pengendara sepeda motor yang setiap hari melintasi ruas tersebut.
Ruas Simpang Lima Krian–Prambon merupakan salah satu jalur strategis dengan mobilitas kendaraan yang tinggi. Jalan ini menghubungkan kawasan permukiman, pusat aktivitas ekonomi, hingga jalur distribusi barang di wilayah Kabupaten Sidoarjo. Karena itu, pemeliharaan dilakukan untuk memastikan konektivitas masyarakat dan aktivitas logistik tetap berjalan lancar.
Dalam pelaksanaannya, tim UPT PJJ Surabaya memperbaiki bagian jalan yang mengalami penurunan kualitas perkerasan dengan mengaplikasikan material pada titik-titik bergelombang maupun rusak sehingga tingkat kerataan permukaan jalan kembali sesuai standar pelayanan.
Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Wilayah 1, Hardianto, S.Tr.T., mengatakan pekerjaan dilakukan segera setelah menerima laporan masyarakat agar kerusakan tidak berkembang menjadi lebih parah.
“Menindaklanjuti laporan masyarakat, perbaikan jalan bergelombang telah kami lakukan dengan cepat. Kini kondisi jalan kembali aman dan laik dilalui. Terima kasih atas peran aktif masyarakat dalam melaporkan kerusakan demi infrastruktur yang lebih baik,” ujarnya.
Menurut Hardianto, partisipasi masyarakat dalam melaporkan kondisi jalan sangat membantu pemerintah mempercepat identifikasi kerusakan di lapangan. Dengan demikian, penanganan dapat segera dijadwalkan sesuai tingkat prioritas sehingga pelayanan infrastruktur kepada masyarakat tetap terjaga.
Berdasarkan hasil pekerjaan, ruas jalan yang sebelumnya mengalami gelombang kini telah kembali rata dan lebih aman dilalui kendaraan. Penanganan ini sekaligus menjadi bagian dari pemeliharaan rutin untuk mempertahankan tingkat kemantapan jalan provinsi serta meningkatkan keselamatan pengguna jalan.
Metode patching sendiri merupakan bentuk penanganan lokal terhadap kerusakan perkerasan tanpa harus melakukan rekonstruksi pada seluruh badan jalan. Cara ini dinilai lebih efisien, mempercepat proses perbaikan, serta meminimalkan gangguan terhadap arus lalu lintas selama pekerjaan berlangsung.
Selain memperbaiki kondisi fisik jalan, pemeliharaan rutin juga bertujuan memperpanjang umur layanan konstruksi, mencegah kerusakan berkembang menjadi lebih berat, serta menjaga kenyamanan dan keselamatan masyarakat dalam beraktivitas di ruas jalan provinsi.
Editor: Respati
Sumber: abahtindik.com











