GRESIK, abahtindik.com – Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Jawa Timur–Bali melalui Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) 4.1 Provinsi Jawa Timur bergerak cepat menindaklanjuti laporan masyarakat terkait progres penanganan Jalan Dr. W.S. Husodo, tepatnya di depan Terminal Bunder, Kabupaten Gresik. Langkah cepat tersebut menjadi bagian dari komitmen dalam menjaga kualitas infrastruktur jalan nasional agar tetap aman, nyaman, dan layak digunakan oleh masyarakat.
Penanganan yang dilakukan merupakan bagian dari Paket Preservasi Jalan dan Jembatan Lingkar Bypass Krian Timur–Dr. W.S. Husodo, sebuah program preservasi yang bertujuan mempertahankan kondisi kemantapan jalan nasional sehingga tetap mampu menunjang mobilitas masyarakat maupun distribusi barang dan jasa di wilayah Kabupaten Gresik serta sekitarnya.
Sebagai tindak lanjut atas laporan masyarakat, tim PPK 4.1 Provinsi Jawa Timur segera melakukan penanganan di lokasi. Tahapan pekerjaan diawali dengan proses cold milling, yaitu pengupasan lapisan permukaan jalan yang mengalami kerusakan sebagai persiapan sebelum dilakukan pekerjaan perkerasan berikutnya. Proses ini menjadi bagian penting dalam memastikan lapisan baru dapat terpasang secara optimal sesuai standar teknis pekerjaan jalan.
Setelah proses cold milling selesai dilaksanakan, tim tidak menunda pekerjaan hingga hari berikutnya. Pada malam hari yang sama, pekerjaan langsung dilanjutkan dengan penghamparan lapis antara Asphalt Concrete – Binder Course (AC-BC). Langkah percepatan tersebut dilakukan untuk mengembalikan kondisi permukaan jalan sehingga lebih rata, aman, dan nyaman dilalui oleh seluruh pengguna jalan.
Pengerjaan pada malam hari juga menjadi bagian dari upaya percepatan penyelesaian pekerjaan sekaligus meminimalkan dampak terhadap aktivitas lalu lintas di ruas Jalan Dr. W.S. Husodo yang merupakan salah satu jalur penting di Kabupaten Gresik. Dengan penanganan yang dilakukan secara berkesinambungan, kondisi jalan diharapkan dapat segera kembali berfungsi secara optimal.
Respons cepat terhadap laporan masyarakat tersebut menunjukkan komitmen BBPJN Jatim–Bali dalam menghadirkan pelayanan infrastruktur yang responsif. Setiap laporan yang masuk menjadi perhatian untuk ditindaklanjuti melalui kegiatan preservasi sesuai dengan kebutuhan di lapangan, sehingga kerusakan jalan tidak berkembang menjadi lebih parah dan tetap memberikan rasa aman bagi masyarakat yang melintas.
Melalui kegiatan preservasi jalan dan jembatan ini, BBPJN Jatim–Bali terus berupaya menjaga kemantapan jalan nasional di wilayah kerjanya. Penanganan dilakukan secara bertahap sesuai standar teknis agar infrastruktur tetap laik fungsi, mendukung kelancaran mobilitas masyarakat, serta memperlancar distribusi logistik yang menjadi bagian penting dalam menunjang aktivitas perekonomian.
Editor: Respati
Sumber: BBPJN Jawa Timur–Bali











