MOJOKERTO, Abahtindik.com | Benteng penyelamat di Rest Area Sendi, Desa/Kecamatan Pacet, Kabupaten Mojokerto, direvitalisasi untuk memperkuat pengamanan di jalur ekstrem Pacet-Cangar. Proses perbaikan dilakukan dengan mengganti dan menambah ratusan karung berisi sekam, Minggu (9/8/2026).
Revitalisasi dilakukan tim gabungan relawan yang tergabung dalam Forum Pengurangan Risiko Bencana (FPRB) Kabupaten Mojokerto bersama sejumlah unsur terkait. Perbaikan difokuskan pada tumpukan karung sekam yang kondisinya mulai usang, rapuh dan rusak.
Ketua FPRB Kabupaten Mojokerto, Saiful Anam, mengatakan karung sekam yang sudah tidak layak diganti menggunakan karung baru agar fungsi benteng penyelamat tetap maksimal.
“Yang sudah rapuh itu kami perbaiki lagi pakai sak yang baru, harapannya agar bisa menahan kecelakaan yang biasa terjadi di sini,” ungkap Saiful Anam, Minggu (9/8/2026).
Pengerjaan dipusatkan di rest area yang berada di kawasan turunan AMD Sendi. Lokasi tersebut menjadi salah satu titik yang mendapat perhatian karena berada pada jalur Pacet-Cangar yang memiliki karakter turunan ekstrem.
Dalam proses revitalisasi kali ini, sekitar 250 karung berisi sekam diganti dengan yang baru. Karung-karung tersebut kemudian ditata kembali untuk mempertebal dinding penyelamat.
Menurut Anam, keberadaan tumpukan sekam memiliki fungsi penting sebagai benteng terakhir untuk membantu menghentikan laju kendaraan yang mengalami gagal fungsi rem.
“Ada sekitar 250-an sak sekam yang dilakukan penggantian dengan yang baru,” kata Anam yang juga Ketua PC LPBI-NU Mojokerto.
Karena fungsinya tersebut, kondisi benteng sekam harus terus dipantau dan dirawat. Terlebih, dinding penyelamat di kawasan Sendi menjadi salah satu perangkat mitigasi untuk mengurangi risiko fatal ketika terjadi kecelakaan akibat kendaraan mengalami rem blong.
Perbaikan benteng penyelamat juga belum berhenti pada penggantian sekitar 250 karung sekam. Tim berencana kembali melakukan penambahan dalam waktu dekat untuk semakin memperkuat lapisan pengaman.
“Rencana kami akan menambah mungkin sekitar 300 sak lagi, insya Allah dalam minggu ini,” pungkas Anam.
Revitalisasi tersebut diharapkan dapat mempertahankan fungsi benteng penyelamat sebagai bagian dari upaya mitigasi kecelakaan di jalur alternatif Mojokerto-Batu, khususnya pada ruas Pacet-Cangar yang memiliki turunan dan medan cukup ekstrem.
Reporter : Respati











