HeadlinePemerintahan

Perawatan Jalan Nasional Surabaya–Pasuruan Diperkuat, Fokus Titik Lalu Lintas Padat

101
×

Perawatan Jalan Nasional Surabaya–Pasuruan Diperkuat, Fokus Titik Lalu Lintas Padat

Sebarkan artikel ini

SIDOARJO — abahtindik.com | Upaya menjaga kualitas dan keselamatan jalan nasional di Jawa Timur terus dilakukan oleh Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional Jawa Timur–Bali. Salah satunya melalui kegiatan preservasi pada koridor Surabaya–Sidoarjo–Gempol–Bangil hingga Kota Pasuruan, yang merupakan jalur vital penghubung kawasan industri, permukiman, dan distribusi logistik regional.

Kegiatan perawatan tersebut dilaksanakan oleh Satuan Kerja Pelaksanaan Jalan Nasional Wilayah III Provinsi Jawa Timur di bawah tanggung jawab Pejabat Pembuat Komitmen PPK tiga titik empat. Penanganan difokuskan pada sejumlah titik prioritas yang dinilai memiliki tingkat kepadatan lalu lintas tinggi dan berpengaruh langsung terhadap kelancaran mobilitas harian masyarakat.

Salah satu pekerjaan yang saat ini berjalan adalah rehabilitasi struktur perkerasan di ruas Jalan Pattimura, Kabupaten Pasuruan, tepatnya pada kilometer Surabaya empat puluh tiga. Ruas ini merupakan bagian dari jaringan jalan nasional dengan beban lalu lintas berat dan intensitas kendaraan yang relatif tinggi sepanjang hari.

Pejabat Pembuat Komitmen PPK tiga titik empat, Sentot Wijayanto, menjelaskan bahwa pekerjaan rehabilitasi dilakukan melalui pengaspalan ulang menggunakan lapisan Asphalt Concrete–Binder Course atau AC-BC. Panjang penanganan mencapai sekitar satu koma empat enam kilometer dan ditujukan untuk mengembalikan kekuatan struktur jalan agar tetap aman dan nyaman dilalui.

Selain perbaikan perkerasan, kegiatan preservasi juga meliputi pemeliharaan rutin, seperti pembersihan bahu jalan, penataan drainase, pemangkasan vegetasi, serta perawatan jembatan di sepanjang koridor Surabaya–Pasuruan. Langkah ini dilakukan untuk memastikan kondisi jalan tetap laik fungsi selama masa pelayanan.

Dalam catatan pelaksanaan tugas sebelumnya, Sentot Wijayanto juga pernah terlibat dalam penanganan proyek strategis nasional Jalur Lintas Selatan atau Pansela di wilayah Jawa Timur. Proyek tersebut menghubungkan Kabupaten Lumajang dan Kabupaten Jember melalui ruas Sendangbiru–Jarit–Puger hingga Glenmore, dengan total panjang pekerjaan sekitar dua puluh tiga kilometer dan telah diselesaikan sepenuhnya.

Melalui program preservasi ini, BBPJN Jawa Timur–Bali menargetkan kemantapan jalan nasional tetap terjaga sebagai tulang punggung transportasi darat di wilayah Jawa Timur. Masyarakat diimbau untuk tetap waspada, mematuhi rambu lalu lintas, serta menyesuaikan kecepatan kendaraan selama pekerjaan berlangsung di lapangan.

Reporter : Subardi, SE, Rijen Senario

IT. : Respati

Editor. : Wahyu Ramadhan

Seluruh konten berita di abahtindik.com dilindungi hukum. Dilarang menyalin, mengambil, memproses, atau menggunakan konten—termasuk untuk AI—tanpa izin tertulis dari abahtindik.com.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *