GRESIK | abahtindik.com — Pekerjaan penataan dan peningkatan kapasitas Jalan Nasional di segmen perbatasan Kabupaten Lamongan dengan Kota Gresik memasuki tahap lanjutan. Kegiatan ini dilaksanakan oleh Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Jawa Timur–Bali melalui PPK 4.3 Jawa Timur sebagai bagian dari program peningkatan layanan infrastruktur jalan.
Penanganan dilakukan di wilayah Kabupaten Gresik dengan panjang pekerjaan sekitar 1,7 kilometer. Dimensi badan jalan yang sebelumnya relatif terbatas kini diperbesar hingga mendekati dua kali lipat. Langkah tersebut diambil untuk menyesuaikan pertumbuhan volume kendaraan, terutama angkutan logistik yang kerap melintasi jalur ini.
Lingkup pekerjaan mencakup pelebaran badan jalan, pembangunan median, penataan bahu jalan, serta pembuatan saluran drainase di kedua sisi ruas. Konstruksi perkerasan juga diperkuat melalui beberapa tahapan lapisan, mulai dari pondasi agregat hingga lapisan aspal, agar ketahanan jalan terhadap beban kendaraan berat lebih optimal.
Aktivitas di lapangan dilakukan bertahap dengan dukungan alat berat. Rekayasa lalu lintas diberlakukan secara situasional guna menjaga keselamatan pengguna jalan sekaligus mengurangi potensi hambatan arus kendaraan selama proses pekerjaan berlangsung.
Segmen Lamongan–Gresik selama ini dikenal sebagai jalur penghubung kawasan industri, permukiman, serta akses distribusi menuju pesisir dan pelabuhan. Peningkatan kapasitas jalan diharapkan mampu memperlancar mobilitas orang dan barang sekaligus mendukung aktivitas ekonomi di kawasan tersebut.
Melalui pekerjaan tahap lanjutan ini, BBPJN Jawa Timur–Bali menargetkan kondisi jalan nasional yang lebih layak, aman, dan representatif bagi kebutuhan transportasi regional.
Sumber: BBPJN Jatim–Bali
Reporter: H. Abdul Karim
IT: Respati
Editor: Ahmad Zainal











