Bondowoso | abahtindik.com — Dinas Pekerjaan Umum (PU) Bina Marga Provinsi Jawa Timur melalui Unit Pelaksana Teknis Pengelolaan Jalan dan Jembatan (UPT PJJ) Jember mulai melakukan survei dan pengukuran awal sebagai bagian dari tahapan perencanaan penggantian Jembatan Sentong di Kabupaten Bondowoso.
Kegiatan ini dilaksanakan selama empat hari, Selasa hingga Jumat, 3–6 Maret 2026, di lokasi Jembatan Sentong. Survei tersebut merupakan tahap awal yang dilakukan sebelum memasuki proses perencanaan teknis dan pekerjaan konstruksi jembatan yang akan menggantikan struktur lama.
Dalam kegiatan tersebut, tim penyedia jasa teknis melakukan pengumpulan data lapangan untuk memperoleh gambaran kondisi topografi aktual di sekitar lokasi jembatan. Data tersebut dibutuhkan untuk mendukung proses perencanaan teknis, termasuk dalam menentukan titik koordinat dan posisi struktur jembatan baru yang akan dibangun.
Tahapan pekerjaan dimulai dengan proses stationing, yaitu penentuan titik-titik pengukuran pada kedua sisi oprit jembatan serta pada badan jembatan. Tahapan ini menjadi dasar dalam proses pemetaan agar seluruh kondisi lapangan dapat terdokumentasi secara sistematis.
Setelah itu, tim melanjutkan pekerjaan dengan melakukan pemetaan topografi menggunakan metode Real Time Kinematic (RTK) survey. Metode ini digunakan untuk menghasilkan data koordinat dan elevasi dengan tingkat akurasi yang tinggi, sehingga dapat menjadi dasar dalam penyusunan desain teknis pembangunan jembatan.
Selain pengukuran teknis, pada Jumat (6/3) juga dilaksanakan survei bersama dengan pemilik utilitas atau aset yang berada di sekitar lokasi Jembatan Sentong. Kegiatan ini bertujuan untuk mengidentifikasi keberadaan jaringan utilitas yang berpotensi terdampak oleh rencana pekerjaan pembangunan.
Melalui survei bersama tersebut, pihak pelaksana dapat melakukan koordinasi awal dengan para pemilik utilitas, sehingga apabila diperlukan pemindahan jaringan atau fasilitas utilitas di sekitar lokasi jembatan, proses tersebut dapat dipersiapkan lebih awal.
Langkah koordinatif ini dinilai penting untuk meminimalkan potensi kendala di lapangan serta memastikan bahwa tahapan pekerjaan konstruksi nantinya dapat berjalan lebih lancar dan terkoordinasi.
Pemerintah Provinsi Jawa Timur melalui Dinas PU Bina Marga berharap proses perencanaan hingga pembangunan Jembatan Sentong dapat berjalan sesuai tahapan dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, terutama dalam meningkatkan konektivitas wilayah serta kelancaran mobilitas transportasi di Kabupaten Bondowoso dan sekitarnya.
Penggantian jembatan ini menjadi bagian dari upaya pemerintah dalam memperkuat infrastruktur jalan dan jembatan sebagai penunjang aktivitas ekonomi dan pelayanan publik di daerah.
Sumber: Bina Marga Jatim
Reporter: Ahmad Fauzi
Editor: Rijen Senario











