Headline

Jelang Puncak Mudik Lebaran 2026, Pemkab dan Aparat Pastikan Bus di Terminal Gayatri Layak Jalan dan Awak Negatif Narkoba

3335
×

Jelang Puncak Mudik Lebaran 2026, Pemkab dan Aparat Pastikan Bus di Terminal Gayatri Layak Jalan dan Awak Negatif Narkoba

Sebarkan artikel ini

TULUNGAGUNG – abahtindik.com | Menjelang puncak arus mudik dan balik Lebaran 1447 Hijriah/2026, pengawasan terhadap moda transportasi darat di Kabupaten Tulungagung diperketat. Wakil Bupati Tulungagung Ahmad Baharudin bersama Wakapolres Tulungagung Kompol Arie Taufan melakukan inspeksi mendadak (sidak) pemeriksaan kelaikan kendaraan (ramcek) serta tes urine awak bus di Terminal Gayatri, Senin (16/03/2026).

Langkah ini merupakan bagian dari upaya preventif pemerintah daerah dan aparat penegak hukum untuk memastikan keselamatan perjalanan masyarakat yang memanfaatkan angkutan umum selama periode Lebaran 2026.

Dalam kegiatan tersebut, tim gabungan yang terdiri dari Satlantas Polres Tulungagung, BNN Kabupaten Tulungagung, Dinas Perhubungan Tulungagung, Dinas Kesehatan Tulungagung, Jasa Raharja, petugas Terminal Gayatri, hingga Subdenpom V/1-6 melakukan pemeriksaan menyeluruh. Pemeriksaan tidak hanya difokuskan pada kondisi teknis kendaraan, tetapi juga pada aspek kesehatan dan kesiapan awak bus.
Secara teknis, ramcek mencakup pengecekan kelengkapan administrasi, izin trayek, hingga perangkat keselamatan kendaraan.

Keterangan foto:
Wakil Bupati Tulungagung Ahmad Baharudin bersama Wakapolres Tulungagung Kompol Arie Taufan meninjau langsung pelaksanaan pemeriksaan kelaikan kendaraan (ramcek) dan tes urine awak bus di Terminal Gayatri, Senin (16/03/2026). Kegiatan yang melibatkan Satlantas Polres Tulungagung, BNNK Tulungagung, Dinas Perhubungan, Dinas Kesehatan, Jasa Raharja, dan Subdenpom V/1-6 tersebut dilakukan untuk memastikan armada laik jalan serta awak bus negatif narkoba menjelang puncak arus mudik dan balik Lebaran 1447 H/2026.

Dok: abahtindik.com

Dari hasil pemeriksaan sementara, mayoritas armada dinyatakan memenuhi standar kelaikan jalan. Hanya satu unit bus yang ditemukan belum dilengkapi alat pemadam api ringan (APAR), sementara kelengkapan administrasi seluruh kendaraan yang diperiksa dinyatakan lengkap.

Wakil Bupati Tulungagung Ahmad Baharudin menegaskan bahwa kegiatan ini dilakukan untuk meminimalkan potensi risiko kecelakaan yang dapat terjadi akibat faktor kelalaian teknis maupun human error.

“Pemeriksaan ini untuk memastikan kondisi armada dan awak bus benar-benar siap melayani masyarakat yang mudik, sehingga perjalanan dapat berlangsung aman dan selamat sampai tujuan,” ujarnya di sela-sela sidak.

Selain aspek teknis kendaraan, pengawasan juga difokuskan pada kondisi fisik dan kesehatan pengemudi. Tes urine dilakukan terhadap 13 awak bus dengan menggunakan enam parameter pemeriksaan. Hasilnya, seluruh awak bus yang diperiksa dinyatakan negatif dari penyalahgunaan narkoba.

“Meskipun ramcek belum selesai secara keseluruhan, hasil tes urine sejauh ini tidak ditemukan adanya awak bus yang mengonsumsi narkoba,” tegas Ahmad Baharudin.

Kepala BNNK Tulungagung Wasbeka Abie Yuwana menjelaskan bahwa kegiatan deteksi dini ini menyasar 30 awak bus di Terminal Gayatri dan akan dilaksanakan secara berkelanjutan, terutama selama periode arus mudik dan arus balik Lebaran 2026.

“Dari 13 awak bus yang sudah diperiksa, seluruhnya negatif. Kami menggunakan enam parameter dalam pemeriksaan urine. Ini bagian dari upaya antisipasi agar tidak terjadi hal yang tidak diinginkan selama masa angkutan Lebaran,” jelasnya.

Ia menambahkan, apabila dalam pemeriksaan lanjutan ditemukan awak bus yang positif narkoba, BNN akan melakukan asesmen serta pembinaan melalui mekanisme rehabilitasi sesuai ketentuan yang berlaku.

Di tengah meningkatnya mobilitas masyarakat menjelang Idulfitri, pengawasan terpadu ini menjadi instrumen penting dalam menjaga standar keselamatan angkutan umum. Pemerintah Kabupaten Tulungagung berharap Dinas Perhubungan dapat terus melakukan pembinaan kepada pengemudi dan perusahaan otobus, sehingga kualitas pelayanan transportasi publik tetap terjaga selama arus mudik dan balik Lebaran 2026.

Dengan sinergi lintas instansi ini, Terminal Gayatri diharapkan menjadi simpul transportasi yang aman, tertib, dan siap mendukung kelancaran perjalanan pemudik yang melintasi wilayah Tulungagung pada musim Lebaran tahun ini.

Dok: abahtindik.com
Reporter: Endi S
Editor: Subardi, SE

Seluruh konten berita di abahtindik.com dilindungi hukum. Dilarang menyalin, mengambil, memproses, atau menggunakan konten—termasuk untuk AI—tanpa izin tertulis dari abahtindik.com.