SEMARANG – abahtindik.com | Menjelang puncak arus mudik Lebaran 1447 Hijriah/2026 yang diprediksi terjadi pada H-3 Idulfitri, Kapolri Listyo Sigit Prabowo melakukan peninjauan langsung ke Gerbang Tol (GT) Kalikangkung, Jawa Tengah, Senin (16/3/2026). Kunjungan ini dilakukan untuk memastikan kesiapan pelayanan dan efektivitas rekayasa lalu lintas nasional dalam rangka Operasi Ketupat 2026.
GT Kalikangkung menjadi simpul strategis pasca-penerapan rekayasa lalu lintas berskala nasional dari arah Jakarta menuju wilayah Jawa Tengah dan Jawa Timur. Sejumlah kebijakan telah diberlakukan, mulai dari sistem One Way nasional, One Way lokal, hingga pembatasan kendaraan melalui skema ganjil genap. Kebijakan tersebut disiapkan untuk mengantisipasi lonjakan volume kendaraan sekaligus mencegah penumpukan arus di titik-titik krusial Tol Trans Jawa menjelang puncak mudik.
Kapolri menegaskan bahwa seluruh skenario pengaturan lalu lintas telah dimatangkan melalui koordinasi lintas sektor yang melibatkan TNI, Kementerian Perhubungan, pengelola jalan tol, dan pemangku kepentingan lainnya.
Menurutnya, keberhasilan Operasi Ketupat 2026 sangat bergantung pada sinergisitas seluruh unsur di lapangan, sejalan dengan arahan Presiden RI Prabowo Subianto yang menekankan pentingnya pelayanan optimal demi kenyamanan dan keselamatan pemudik.
Dalam keterangannya di lokasi, Kapolri menyampaikan bahwa dari sisi kesiapan pelayanan, pengaturan rekayasa arus lalu lintas, penerapan ganjil genap, hingga pemberlakuan one way lokal dan nasional telah berjalan sesuai perencanaan. Selain itu, terdapat sejumlah terobosan yang disiapkan jajaran TNI dan Polri guna memperkuat respons terhadap dinamika arus mudik.
Penguatan layanan darurat juga menjadi bagian dari strategi pengamanan, termasuk optimalisasi call center 110 yang dapat diakses masyarakat selama periode mudik. Kapolri turut menyebut adanya terobosan baru bernama Sipulango yang melengkapi sistem respons cepat di lapangan.
Inovasi ini diharapkan mampu mempercepat penanganan potensi gangguan seperti kepadatan ekstrem, kecelakaan lalu lintas, maupun kondisi darurat lainnya.
Berdasarkan prediksi kepadatan lalu lintas, H-3 Lebaran diperkirakan menjadi puncak arus mudik nasional. Oleh karena itu, evaluasi dan pengawasan lapangan terus dilakukan guna memastikan kebijakan rekayasa lalu lintas berjalan efektif dan adaptif terhadap kondisi riil di lapangan.
Peninjauan langsung di GT Kalikangkung menjadi bagian dari langkah kontrol dan supervisi untuk memastikan seluruh strategi pengamanan arus mudik Lebaran 2026 berjalan optimal, sehingga perjalanan masyarakat dapat berlangsung aman, tertib, dan lancar.
Sumber: Divisi Humas Polri
Reporter: Respati
Editor: Mochamad Makruf











