Headline

Gerakan ASRI Sumenep Diperluas, Sasar Kawasan Kumuh dan Perkuat Budaya Bersih Berkelanjutan

1232
×

Gerakan ASRI Sumenep Diperluas, Sasar Kawasan Kumuh dan Perkuat Budaya Bersih Berkelanjutan

Sebarkan artikel ini

SUMENEP — abahtindik.com | Pemerintah Kabupaten Sumenep terus memperluas implementasi Gerakan Aman, Sehat, Resik, dan Indah (ASRI) dengan menyasar kawasan perkotaan hingga titik-titik kumuh yang selama ini kurang terjangkau. Langkah ini menjadi bagian dari strategi terintegrasi pemerintah daerah dalam membangun budaya hidup bersih sekaligus meminimalkan risiko penyakit berbasis lingkungan dan potensi genangan air di wilayah perkotaan.

Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Jumat (10/4/2026) dengan menyasar sejumlah ruas jalan di kawasan timur Kota Sumenep, di antaranya Jalan Syahid Husin, Jalan Urip Sumoharjo, Jalan Raung, hingga Jalan KH. Wahid Hasyim. Aksi bersih-bersih ini melibatkan seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dengan dukungan armada kebersihan serta personel lapangan yang dikerahkan secara optimal untuk memastikan efektivitas kegiatan.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Sumenep, Anwar Syahroni Yusuf, menyampaikan bahwa perluasan Gerakan ASRI dilakukan sebagai respons terhadap masih adanya titik-titik lingkungan yang memerlukan penanganan lebih intensif, khususnya di kawasan yang selama ini belum tersentuh secara maksimal oleh program kebersihan rutin.

Menurutnya, kegiatan ini tidak hanya berfokus pada pembersihan area publik yang terlihat, tetapi juga menyasar titik-titik kumuh yang berpotensi menjadi sumber permasalahan lingkungan, seperti penumpukan sampah dan saluran air yang tersumbat.
“Seluruh armada dan personel kebersihan kami kerahkan untuk memastikan kegiatan berjalan optimal,” ujarnya.

Sebelumnya, Gerakan ASRI telah lebih dahulu dilaksanakan di kawasan pusat dan selatan kota, mulai dari Jalan Halim Perdana Kusuma hingga Jalan Trunojoyo. Perluasan cakupan wilayah ini menunjukkan konsistensi dan komitmen Pemerintah Kabupaten Sumenep dalam menjaga kebersihan lingkungan secara menyeluruh, tidak terbatas pada wilayah tertentu saja.

Pelaksanaan program ini juga tidak berhenti di tingkat kabupaten. Pemerintah daerah memastikan bahwa gerakan serupa dijalankan secara serentak hingga tingkat kecamatan dan desa melalui program Jumat Bersih. Dalam pelaksanaannya, camat, lurah, kepala desa, hingga masyarakat dilibatkan secara aktif, sehingga menciptakan pola partisipasi kolektif dalam menjaga kebersihan lingkungan.

Keterlibatan berbagai elemen tersebut dinilai penting untuk membangun kesadaran bersama bahwa pengelolaan kebersihan lingkungan tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi juga membutuhkan kontribusi langsung dari masyarakat.

Dari aspek tujuan, Gerakan ASRI dirancang untuk memberikan dampak nyata terhadap kesehatan lingkungan. Program ini difokuskan pada upaya memutus rantai perkembangbiakan nyamuk dan sumber penyakit, menjaga kelancaran saluran drainase guna mencegah genangan saat musim hujan, serta meningkatkan perilaku masyarakat agar tidak membuang sampah sembarangan.

Selain itu, Pemerintah Kabupaten Sumenep juga mendorong penerapan budaya bersih di lingkungan perkantoran melalui kegiatan rutin mingguan. Langkah ini dilakukan untuk memastikan bahwa prinsip kebersihan tidak hanya diterapkan di ruang publik, tetapi juga menjadi bagian dari budaya kerja di lingkungan pemerintahan.

Upaya berkelanjutan ini menegaskan bahwa Gerakan ASRI tidak sekadar menjadi kegiatan insidental atau seremonial, melainkan diarahkan sebagai gerakan jangka panjang yang terstruktur dan berkesinambungan.

“Gerakan ini tidak boleh berhenti sebagai kegiatan seremonial, tetapi harus menjadi budaya bersama di masyarakat,” tegas Anwar.

Melalui penguatan kolaborasi antara pemerintah daerah dan masyarakat, Gerakan ASRI diharapkan mampu menciptakan lingkungan yang lebih sehat, bersih, dan nyaman. Selain itu, program ini juga diarahkan untuk mendukung peningkatan kualitas hidup masyarakat secara berkelanjutan, khususnya di wilayah Kabupaten Sumenep yang terus berkembang.

Dok: abahtindik.com
Reporter: Ibnu Aji Sesario
Editor: Respati

Seluruh konten berita di abahtindik.com dilindungi hukum. Dilarang menyalin, mengambil, memproses, atau menggunakan konten—termasuk untuk AI—tanpa izin tertulis dari abahtindik.com.