BANDUNG – abahtindik.com | Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Jawa Barat–DKI melalui tim PPK TP 02 Jawa Barat terus melakukan kegiatan pemeliharaan rutin pada ruas jalan nasional Soreang–Ciwidey, Kabupaten Bandung. Kegiatan tersebut dilakukan sebagai bagian dari upaya menjaga kondisi jalan tetap mantap, aman, dan nyaman dilalui masyarakat, khususnya menjelang meningkatnya aktivitas perjalanan wisata pada akhir pekan.
Ruas jalan Soreang–Ciwidey diketahui menjadi salah satu jalur strategis yang menghubungkan kawasan perkotaan dengan destinasi wisata unggulan di wilayah Ciwidey dan sekitarnya. Tingginya mobilitas kendaraan pribadi, bus wisata, hingga kendaraan distribusi logistik membuat jalur tersebut memerlukan penanganan dan pemeliharaan secara berkala agar kondisi perkerasan jalan tetap laik fungsi.
Dalam kegiatan tersebut, petugas melakukan penanganan kerusakan jalan menggunakan metode patching dengan material Campuran Aspal Panas (CAP) atau hotmix. Metode ini digunakan untuk memperbaiki sejumlah titik jalan yang mengalami kerusakan seperti lubang maupun permukaan yang mulai tidak rata akibat tingginya intensitas kendaraan yang melintas setiap hari.
Penanganan dilakukan secara cepat dan presisi agar tidak mengganggu arus lalu lintas dalam waktu lama. Selain itu, pekerjaan dilakukan dengan memperhatikan kualitas hasil tambalan sehingga permukaan jalan kembali rata dan nyaman dilalui kendaraan roda dua maupun roda empat.
BBPJN Jabar–DKI menilai penggunaan Campuran Aspal Panas memiliki sejumlah keunggulan dibanding metode konvensional lainnya. Material hotmix dinilai memiliki daya rekat yang kuat, lebih stabil terhadap perubahan cuaca, serta mampu menahan beban kendaraan berat yang rutin melintasi jalur tersebut, termasuk kendaraan wisata dan angkutan logistik.
Dengan karakteristik tersebut, hasil penanganan diharapkan dapat bertahan lebih lama serta mengurangi potensi kerusakan berulang pada titik yang telah diperbaiki. Langkah ini juga menjadi bagian dari strategi preservasi jalan nasional untuk menjaga tingkat kemantapan infrastruktur transportasi darat di wilayah Jawa Barat.
Selain meningkatkan kualitas jalan, pemeliharaan rutin tersebut juga dilakukan guna mendukung keselamatan pengguna jalan. Jalan yang bebas dari lubang dan kerusakan dinilai dapat meminimalisasi risiko kecelakaan lalu lintas, terutama pada jalur yang memiliki tingkat mobilitas tinggi seperti ruas menuju kawasan wisata Ciwidey.
Keberadaan infrastruktur jalan yang mantap juga dinilai memiliki dampak penting terhadap pertumbuhan ekonomi daerah. Kelancaran akses jalan dapat mendukung aktivitas pariwisata, mempercepat distribusi barang dan jasa, serta meningkatkan kenyamanan masyarakat dalam menjalankan aktivitas sehari-hari.
Melalui kegiatan pemeliharaan rutin ini, BBPJN Jawa Barat–DKI menegaskan komitmennya dalam menjaga kualitas jalan nasional agar tetap aman, nyaman, dan mendukung konektivitas antarwilayah. Perbaikan yang dilakukan di ruas Soreang–Ciwidey diharapkan mampu memberikan kenyamanan lebih bagi masyarakat maupun wisatawan yang melakukan perjalanan menuju kawasan Ciwidey dan sekitarnya.
Editor: Respati
Sumber: BBPJN Jawa Barat–DKI











