EkbisHeadline

Muaythai Jatim Tancap Gas di Malaysia, Bidik Podium Dunia untuk Indonesia

3255
×

Muaythai Jatim Tancap Gas di Malaysia, Bidik Podium Dunia untuk Indonesia

Sebarkan artikel ini

Kuala Lumpur – abahtindik.com | Jawa Timur kembali menegaskan posisinya sebagai salah satu pusat pembinaan atlet Muaythai nasional dengan mengirimkan delapan atlet terbaik untuk memperkuat kontingen Indonesia pada ajang World Muay Championship dan World School Muay Championship 2026 di Malaysia. Kejuaraan bergengsi tersebut mempertemukan petarung-petarung terbaik dari lebih dari 100 negara yang bersaing memperebutkan gelar juara dunia Muaythai amatir.
Keikutsertaan delapan atlet asal Jawa Timur menjadi bagian dari 23 atlet terbaik Indonesia yang dipercaya tampil membawa nama Merah Putih di arena internasional. Delapan atlet tersebut terdiri atas tiga atlet senior dan lima atlet junior yang sebelumnya telah melewati berbagai proses pembinaan, seleksi, serta kompetisi tingkat nasional.
Ketua Pengurus Provinsi (Pengprov) Muaythai Indonesia Jawa Timur, H. Baso Juherman, SP., SH., M.HP., mengatakan bahwa keberangkatan atlet-atlet Jawa Timur ke Malaysia merupakan hasil dari sistem pembinaan berjenjang yang selama ini dijalankan secara konsisten.
Menurutnya, Jawa Timur tidak hanya hadir sebagai pelengkap kontingen Indonesia, melainkan membawa misi besar untuk menunjukkan kualitas atlet daerah yang mampu bersaing di tingkat dunia.

“Jawa Timur datang ke Malaysia bukan sekadar melengkapi kontingen Indonesia. Kami membawa atlet-atlet terbaik hasil pembinaan daerah yang telah teruji di berbagai kejuaraan. Mereka datang dengan semangat untuk mengharumkan nama Indonesia sekaligus membuktikan bahwa Jawa Timur mampu bersaing di level dunia,” ujar Baso Juherman.
Salah satu atlet yang menjadi andalan kontingen Jawa Timur adalah Aldento Brilliant, peraih medali perak SEA Games yang telah memiliki pengalaman bertanding di berbagai ajang internasional. Pengalaman yang dimiliki Aldento diharapkan mampu menjadi motivasi sekaligus penggerak bagi atlet-atlet muda Indonesia yang tampil pada kejuaraan dunia tahun ini.
Selain Aldento, perhatian juga tertuju pada Ellijah Hinzman, atlet muda berusia 16 tahun yang dinilai memiliki prospek besar di masa depan. Meski masih berstatus pelajar, Ellijah telah mengoleksi lebih dari 40 pertandingan profesional dan menunjukkan perkembangan yang konsisten dalam beberapa tahun terakhir.
“Ellijah adalah salah satu aset masa depan Muaythai Indonesia. Usianya masih sangat muda, tetapi jam terbangnya sudah luar biasa. Kami berharap ia mampu menunjukkan kualitasnya di panggung dunia,” kata Baso.

Tidak hanya mengandalkan atlet berpengalaman, Jawa Timur juga membawa sejumlah atlet muda yang merupakan debutan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Timur serta para peraih medali emas Kejuaraan Nasional Muaythai NTB 2025. Kehadiran mereka menjadi bukti bahwa regenerasi atlet di lingkungan Muaythai Jawa Timur terus berjalan dan menghasilkan talenta-talenta baru yang kompetitif.
Baso menegaskan bahwa target yang dibawa ke Malaysia tidak hanya sebatas mengejar medali, tetapi juga menjadi momentum untuk menunjukkan kualitas pembinaan olahraga Indonesia di mata dunia.

“Kami ingin menunjukkan bahwa atlet-atlet Indonesia, khususnya Jawa Timur, memiliki kualitas yang tidak kalah dengan negara-negara besar Muaythai dunia. Target kami tentu memberikan kontribusi medali bagi Merah Putih dan mengharumkan nama bangsa,” tegasnya.
Ajang World Muay Championship dan World School Muay Championship 2026 merupakan kompetisi Muaythai amatir paling prestisius di dunia. Kejuaraan ini menjadi tolok ukur kemampuan atlet dari berbagai negara sekaligus wadah pembuktian kualitas pembinaan olahraga bela diri di tingkat internasional.

Dengan kekuatan delapan atlet terbaik yang dimiliki Jawa Timur dan dukungan penuh dari Pengprov Muaythai Indonesia Jawa Timur, harapan besar disematkan agar para petarung asal Bumi Majapahit mampu menjadi tulang punggung Indonesia dalam perburuan medali dunia.
“Kami mohon doa seluruh masyarakat Indonesia. Atlet-atlet ini membawa Merah Putih di dada mereka. Semoga mereka mampu memberikan yang terbaik dan pulang membawa prestasi yang membanggakan bangsa,” pungkas Baso Juherman.

Editor: H. Muhajir Wahyu Ramadhan
Sumber: analisapublik.id

Seluruh konten berita di abahtindik.com dilindungi hukum. Dilarang menyalin, mengambil, memproses, atau menggunakan konten—termasuk untuk AI—tanpa izin tertulis dari abahtindik.com.