HeadlinePeristiwa

Kapolda Jatim Temui BEM Se-Jawa Timur, Mahasiswa Soroti Narkoba dan Minuman Keras

14
×

Kapolda Jatim Temui BEM Se-Jawa Timur, Mahasiswa Soroti Narkoba dan Minuman Keras

Sebarkan artikel ini

Kapolda Jatim berdialog dengan BEM se-Jawa Timur di Surabaya membahas peredaran narkoba, minuman keras, dan tindak lanjut aspirasi mahasiswa.

Surabaya, Abahtindik.com – Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Dekananto Eko Purwono membuka ruang dialog dengan perwakilan Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) se-Jawa Timur untuk membahas persoalan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), termasuk peredaran narkotika dan minuman keras, di Mapolda Jatim, Selasa 20 Oktober 2026.

Pertemuan yang berlangsung di Selasar Gedung Patuh Lantai 2 tersebut menjadi forum penyampaian aspirasi mahasiswa sekaligus memperkuat komunikasi antara kepolisian dan kalangan perguruan tinggi.

Dalam arahannya, Dekananto menegaskan bahwa upaya menjaga keamanan daerah membutuhkan keterlibatan masyarakat, termasuk mahasiswa yang memiliki peran dalam mengidentifikasi persoalan sosial.

Ia meminta kalangan mahasiswa tidak hanya menyampaikan kritik, tetapi juga memberikan masukan berdasarkan kajian objektif agar dapat menjadi bahan pertimbangan dalam pengambilan kebijakan.

Menurutnya, aspirasi yang didukung informasi valid dapat membantu kepolisian memahami persoalan di lapangan sekaligus menentukan langkah penanganan yang sesuai.

Dalam sesi diskusi, perwakilan BEM menyampaikan sejumlah persoalan yang dinilai membutuhkan perhatian aparat kepolisian.

Isu yang mengemuka meliputi pencegahan penyalahgunaan dan peredaran narkotika, penanganan minuman keras, serta peluang kerja sama dalam kegiatan pengabdian masyarakat.

Masukan tersebut menunjukkan perhatian mahasiswa terhadap persoalan sosial yang berkaitan langsung dengan keamanan lingkungan dan kehidupan masyarakat.

Menanggapi aspirasi itu, Kapolda Jatim menyatakan dukungannya terhadap penguatan kerja sama antara kepolisian, mahasiswa, pemerintah daerah, dan pemangku kepentingan lainnya.

Dekananto juga mendorong agar komunikasi tidak berhenti pada pertemuan formal, melainkan terus dikembangkan melalui koordinasi yang berkelanjutan.

Meski demikian, materi kegiatan belum menjelaskan adanya kesepakatan program khusus, pembagian tanggung jawab, maupun jadwal tindak lanjut terhadap persoalan yang disampaikan mahasiswa.

Belum dirinci pula langkah operasional yang akan dilakukan Polda Jatim bersama perwakilan BEM dalam menangani persoalan narkotika dan minuman keras di masing-masing daerah.

Kejelasan tindak lanjut diperlukan agar aspirasi mahasiswa dapat diterjemahkan menjadi langkah penanganan yang terukur sesuai kewenangan kepolisian dan pihak terkait.

Selain membahas persoalan kamtibmas, Dekananto mengingatkan mahasiswa mengenai pentingnya ketelitian dalam menerima dan menyebarkan informasi melalui media digital.

Ia mengajak mahasiswa mempertahankan sikap kritis dengan tetap memeriksa kebenaran informasi sebelum menyampaikannya kepada masyarakat.

Menurut Kapolda, objektivitas dan tanggung jawab dalam menyampaikan pendapat diperlukan untuk menjaga ruang diskusi publik tetap produktif.

Pertemuan tersebut menjadi bagian dari upaya Polda Jatim membangun hubungan dengan kalangan mahasiswa sekaligus membuka saluran komunikasi mengenai persoalan keamanan daerah.

Keberlanjutan dialog selanjutnya diharapkan dapat diwujudkan melalui penyampaian aspirasi secara terbuka, koordinasi penanganan persoalan sosial, serta evaluasi terhadap langkah yang disepakati bersama.

Reporter: Bhayu Indarto
Redaktur: Aris Setyoadji

Seluruh konten berita di abahtindik.com dilindungi hukum. Dilarang menyalin, mengambil, memproses, atau menggunakan konten—termasuk untuk AI—tanpa izin tertulis dari abahtindik.com.