Stok BBM di sejumlah SPBU Kediri habis akibat lonjakan permintaan dan keterlambatan distribusi. Polisi mengawal tambahan pasokan dari Madiun.
Kediri, Abahtindik.com – Kepala Kepolisian Resor (Kapolres) Kediri AKBP Muh. Wahyudin Latif memeriksa ketersediaan bahan bakar minyak (BBM) di sejumlah stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) Kabupaten Kediri, Minggu 18 Oktober 2026, menyusul lonjakan konsumsi selama sepekan terakhir dan keterlambatan distribusi yang menyebabkan beberapa jenis BBM habis.
Pemeriksaan tersebut menemukan sejumlah SPBU belum dapat melayani pembelian beberapa jenis bahan bakar karena persediaan telah habis dan pengiriman tambahan belum tiba.
Kondisi ini mendorong Polres Kediri berkoordinasi dengan pengelola SPBU dan pihak terkait untuk mempercepat kedatangan pasokan sekaligus mengantisipasi pembelian berlebihan oleh masyarakat.
Kapolres Kediri menjelaskan bahwa pengelola SPBU telah mengajukan pemesanan ulang untuk menggantikan persediaan yang habis.
Menurutnya, kepolisian akan mengawal proses pengiriman agar pasokan segera tiba dan kebutuhan masyarakat kembali dapat dilayani.
Peningkatan permintaan terutama terjadi pada BBM jenis Pertalite dalam sepekan terakhir, sementara keterlambatan pengiriman turut memengaruhi ketersediaan bahan bakar di sejumlah lokasi.
Sebagai langkah penanganan, tambahan pasokan telah diminta dari Depot Madiun untuk mendukung pemenuhan kebutuhan BBM di Kabupaten Kediri.
Namun, informasi yang tersedia belum merinci jumlah SPBU terdampak, volume tambahan pasokan, maupun kepastian waktu kedatangan pengiriman dari Madiun.
Ketiadaan rincian tersebut membuat waktu pemulihan persediaan BBM di masing-masing SPBU belum dapat dipastikan berdasarkan keterangan yang disampaikan.
Di tengah kondisi tersebut, AKBP Wahyudin Latif meminta masyarakat tidak melakukan pembelian bahan bakar secara berlebihan karena kekhawatiran terhadap informasi yang belum terverifikasi.
Ia mengingatkan bahwa pembelian melebihi kebutuhan dapat meningkatkan tekanan permintaan ketika pasokan sedang mengalami keterlambatan.
Kapolres juga mengimbau masyarakat tetap tenang dan menggunakan BBM sesuai kebutuhan sambil menunggu pengiriman tambahan yang sedang dikoordinasikan.
Berdasarkan hasil pemantauan kepolisian, antrean kendaraan di sejumlah SPBU belum menimbulkan gangguan terhadap kelancaran lalu lintas di sekitarnya.
Polres Kediri bersama pengelola SPBU dan pihak terkait akan terus memantau kondisi persediaan serta perkembangan penyaluran bahan bakar.
Pengawalan distribusi menjadi langkah penanganan sementara, sedangkan kepastian pemulihan pasokan masih bergantung pada kedatangan BBM tambahan yang telah dipesan.
Reporter: Bhayu Indarto
Redaktur: Aris Setyoadji





