HeadlineJatim

Kapolri Tekankan Pelayanan Berkeadilan, Polda Jatim Diminta Terbuka terhadap Kritik

2602
×

Kapolri Tekankan Pelayanan Berkeadilan, Polda Jatim Diminta Terbuka terhadap Kritik

Sebarkan artikel ini

Kapolri menekankan pelayanan berkeadilan di Surabaya serta meminta Polda Jatim terbuka terhadap kritik dan meningkatkan transparansi penegakan hukum.

Surabaya, Abahtindik.com– Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Kapolri) Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto meminta jajaran Polda Jawa Timur memperkuat pelayanan publik yang berkeadilan, membuka ruang kritik, dan meningkatkan pengawasan masyarakat saat bertemu ulama se-Jawa Timur di Gedung Mahameru, Mapolda Jatim, Sabtu 17 Oktober 2026.

Arahan tersebut menempatkan kualitas pelayanan, perlindungan hak masyarakat, dan profesionalitas penegakan hukum sebagai tanggung jawab kepolisian selain menjaga keamanan dan ketertiban.

Kapolri menegaskan pentingnya keterbukaan terhadap kritik sebagai sarana evaluasi kinerja aparat, khususnya dalam pelayanan yang berhubungan langsung dengan masyarakat.

Suyudi mempersilakan masyarakat dan insan pers menyampaikan kritik terhadap pelayanan kepolisian yang belum memenuhi harapan maupun persoalan keamanan yang memerlukan penanganan.

Masukan tersebut diharapkan membantu kepolisian mengidentifikasi kekurangan pelayanan, memperbaiki respons terhadap pengaduan, dan meningkatkan kepercayaan masyarakat.

Kepala Kepolisian Daerah Jawa Timur (Kapolda Jatim) Inspektur Jenderal Polisi Dekananto Eko Purwono mendampingi Kapolri dalam pertemuan yang melibatkan unsur pemerintahan, ulama, dan tokoh masyarakat.

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa turut menghadiri agenda tersebut bersama jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), pejabat Mabes Polri, pimpinan Polda Jatim, serta para kepala kepolisian resor.

Selain menekankan perbaikan pelayanan, Kapolri mendorong kepolisian memperluas koordinasi dengan pemerintah daerah, organisasi kepemudaan, tokoh masyarakat, dan kalangan ulama.

Koordinasi tersebut diarahkan untuk menjaga keamanan dan ketertiban sekaligus memperkuat pelaksanaan tugas perlindungan masyarakat serta penegakan hukum.

Suyudi memandang keterlibatan masyarakat sebagai bagian penting dalam membantu aparat memahami persoalan keamanan dan kebutuhan pelayanan di lapangan.

Pendekatan itu mencerminkan prinsip Polisi Bersama Masyarakat yang mengutamakan komunikasi antara aparat dan warga dalam menjaga stabilitas keamanan.

Kapolri juga menyampaikan apresiasi kepada masyarakat Jawa Timur atas partisipasi dan dukungan mereka dalam menjaga keamanan daerah.

Ia mengharapkan dukungan serta doa masyarakat agar kepolisian mampu menjalankan tugas secara adil, profesional, dan mengutamakan kepentingan publik.

Dalam rangkaian pertemuan tersebut, peserta turut memanjatkan doa bagi Presiden Prabowo Subianto yang memperingati ulang tahun ke-75 pada 17 Oktober 2026.

Doa juga dipanjatkan untuk kelancaran pemerintahan Presiden Prabowo bersama Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka menjelang dua tahun masa pemerintahan.

Pertemuan itu sekaligus menjadi ruang komunikasi antara kepolisian, pemerintah daerah, ulama, media, organisasi masyarakat, dan unsur masyarakat lainnya.

Namun, materi yang tersedia belum merinci mekanisme pengawasan, ukuran keberhasilan pelayanan, maupun jadwal evaluasi yang akan digunakan Polda Jatim untuk menindaklanjuti arahan Kapolri.

Pelaksanaan arahan tersebut selanjutnya perlu dilihat dari akses pelayanan masyarakat, kecepatan penanganan pengaduan, keterbukaan terhadap kritik, dan transparansi proses penegakan hukum di Jawa Timur.

Reporter: Bhayu Indarto

Redaktur: Aris Setyoadji

Seluruh konten berita di abahtindik.com dilindungi hukum. Dilarang menyalin, mengambil, memproses, atau menggunakan konten—termasuk untuk AI—tanpa izin tertulis dari abahtindik.com.