HeadlinePemerintahan

Jelang Musim Hujan , Surabaya Terjunkan Armada PMK untuk Atasi Genangan Surabaya

99
×

Jelang Musim Hujan , Surabaya Terjunkan Armada PMK untuk Atasi Genangan Surabaya

Sebarkan artikel ini

Surabaya, abahtindik.com – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya tengah berpacu dengan waktu. Pengerjaan proyek-proyek drainase di berbagai titik dipercepat demi mengantisipasi potensi genangan saat puncak musim hujan yang diprediksi Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) terjadi pada Januari hingga Februari 2026.

Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi, menegaskan bahwa percepatan ini adalah prioritas. Ia menargetkan sebagian besar proyek vital rampung sebelum akhir tahun.

“Insyaallah di akhir November selesai semua. Tapi, alhamdulillah di (bulan) Oktober sudah hujan. Nah berarti apa, strategi saya untuk menahan agar tidak terjadi genangan, kita keluarkan yang namanya mobil-mobil PMK (Pemadam Kebakaran),” kata Wali Kota Eri Cahyadi, Selasa (4/11/2025).

Strategi unik ini mengerahkan sekitar 28 unit mobil PMK yang disiagakan di berbagai titik kota setiap kali hujan deras turun. Mobil-mobil ini berfungsi membantu mempercepat aliran air, berperan layaknya pompa mobile darurat.

“Kita punya 28 unit, keluar semua setiap hujan. Dan ini moga-moga insyaallah sampai akhir November kita bisa mengatasi itu, sehingga ketika ini jadi semua, bisa selesai,” ujarnya optimis.

Pembebasan Kawasan “Banjir Langganan”
Eri Cahyadi mengklaim upaya perbaikan drainase telah membuahkan hasil signifikan di sejumlah lokasi yang puluhan tahun menjadi “langganan” banjir.

“Saya kasih contoh di Pakal puluhan tahun banjir, 30 tahun bisa selesai. Yang namanya Dukuh Kupang itu lima puluh tahun, hari ini bisa selesai, tidak banjir,” tuturnya, menunjuk suksesnya perbaikan sistem tata air di area tersebut.

Namun, ia juga menyoroti kendala partisipasi warga di kawasan lain. Ia menyebut di Kecamatan Sukomanunggal, proyek drainase terhambat penolakan warga. “Kayak di Kecamatan Sukomanunggal itu (warga) tidak mau dibuatkan saluran, akhirnya banjir. Makanya saya bilang tahun depan (warga) harus mau. Bagaimana camat dan lurah bisa meyakinkan bahwa ketika dibuatkan saluran maka tidak menjadikan banjir,” tegasnya.

Kepala Dinas Sumber Daya Air dan Bina Marga (DSDABM) Kota Surabaya, Syamsul Hariadi, memaparkan progres pengerjaan telah mencapai sekitar 70 persen hingga awal November 2025.

“Untuk saat ini update kita, paket-paket pekerjaan drainase itu sudah 70 persen kita selesaikan. Kemudian yang 20 persen selesai di akhir November, sisanya insyaallah kita selesaikan di Desember,” kata Syamsul.

Proyek besar yang kini menjadi fokus DSDABM berada di kawasan Benowo, Surabaya Barat. Proyek ini dikerjakan dengan metode penutupan total saluran demi hasil maksimal. Syamsul mengakui, metode ini memiliki konsekuensi teknis, yakni aliran air harus dialihkan sementara menggunakan pompa portable yang kapasitasnya terbatas.

“Yang (selesai) sampai Desember itu yang (proyek) besar-besar. Seperti drainase Benowo, itu harus kita selesaikan karena untuk pengerjaan proyek besar ini kita harus menutup total salurannya,” jelasnya.

Kondisi tersebut berpotensi menimbulkan genangan sementara di sekitar wilayah pembangunan, salah satunya di kawasan Pondok Benowo Indah (PBI). “Mungkin di sekitaran PBI itu ada potensi genangan kalau tidak selesai,” ujarnya. Syamsul juga menjelaskan, prediksi puncak hujan pada Januari-Februari 2026 adalah prakiraan global. Sementara untuk mengantisipasi banjir harian, Pemkot bergantung pada peringatan dini dari BMKG yang biasanya diberikan beberapa jam sebelum cuaca ekstrem terjadi.

“Kalau jam-jaman itu biasanya ada peringatan dua jam, tiga jam sebelumnya dari BMKG, kita harus sudah siap semua,” katanya.

Untuk itu, seluruh rumah pompa dan tim lapangan DSDABM dipastikan siaga penuh. “Kira-kira ada awan hujan mau mengarah ke mana, itu teman-teman harus sudah siap semua. Lewat HT kita komunikasi, rumah pompa semua dikosongkan salurannya,” pungkas Syamsul, memastikan kesiapan infrastruktur dan personel menghadapi ancaman genangan.

(Res)

Seluruh konten berita di abahtindik.com dilindungi hukum. Dilarang menyalin, mengambil, memproses, atau menggunakan konten—termasuk untuk AI—tanpa izin tertulis dari abahtindik.com.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *