SURABAYA, abahtindik.com – Semangat Hari Pahlawan 10 November diterjemahkan PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Jawa Timur dalam aksi nyata peduli lingkungan. Menyambut Hari Pahlawan, PLN menanam ribuan pohon di berbagai wilayah kritis, termasuk Gresik, Ponorogo, Madiun, dan Banyuwangi. Langkah ini menjadi perwujudan komitmen PLN dalam mendukung transformasi energi hijau dan menjaga keberlanjutan alam.
General Manager PLN UID Jawa Timur, Ahmad Mustaqir, pada Senin (10/11/2025), menjelaskan bahwa kegiatan ini adalah bagian integral dari semangat “PLN Transformation Towards Green” yang mendorong partisipasi aktif masyarakat dalam menjaga keseimbangan ekosistem.
“Melalui langkah-langkah sederhana bersama masyarakat, PLN ingin menumbuhkan energi kebaikan yang berakar dari kepedulian, tumbuh menjadi perubahan, dan memberi terang bagi masa depan yang lebih hijau,” ujar Mustaqir.
Aksi penanaman pohon difokuskan pada wilayah-wilayah yang memiliki kerentanan tinggi terhadap bencana.
Di Ponorogo, PLN bersama Yayasan Baitul Maal (YBM) PLN, Islamic Center, dan relawan SAR Tangguh, menanam pohon alpukat di Desa Tugurejo, Kecamatan Slahung, yang dikenal sebagai wilayah rawan kekeringan dan longsor.
Perwakilan desa, Parlin, menyebut aksi tersebut vital bagi masyarakat. “Kalau musim kemarau sering kali kami harus didroping air bersih, sedangkan saat penghujan rawan longsor. Penanaman ini menjadi langkah besar untuk mengurangi risiko bencana,” tuturnya.
Langkah serupa dilakukan di Desa Kepel, Kecamatan Kare, Kabupaten Madiun, yang juga merupakan wilayah rawan longsor. Kepala Desa Kepel, Sungkono, menyampaikan terima kasih. “Kegiatan penanaman pohon ini menjadi langkah penting untuk menjaga kelestarian alam serta mencegah potensi longsor di desa kami,” ungkapnya.
Selain di zona rawan bencana, PLN juga menyentuh aspek pendidikan dan kebersihan pesisir:
Gresik: PLN Unit Pelaksana Pengatur Distribusi (UP2D) Jawa Timur menggelar sosialisasi kelistrikan dan penanaman pohon di Pondok Pesantren Darussalam, Desa Tegaljoyo. Kegiatan ini melibatkan manajemen PLN, Srikandi PLN, YBM, Tim K3L, serta santri dan pengurus pesantren. Pimpinan pesantren, Ustadz Anam, mengapresiasi kepedulian PLN terhadap pendidikan dan lingkungan.
Banyuwangi: Aksi peduli lingkungan ditutup dengan kegiatan bersih-bersih pantai di Pantai Boom. Para peserta berhasil mengumpulkan sekitar 20 kantong sampah, yang kemudian diserahkan kepada pengelola untuk didaur ulang sesuai prosedur ramah lingkungan.
Ahmad Mustaqir menegaskan, aksi peduli lingkungan ini akan terus dilakukan secara berkesinambungan di berbagai daerah Jawa Timur. “Semoga langkah kecil yang kami lakukan bersama masyarakat ini dapat memberikan dampak besar bagi kelestarian lingkungan,” pungkasnya, menandakan komitmen jangka panjang PLN pada isu keberlanjutan.
(Res)











