JEMBER | abahtindik.com — Pemeliharaan rutin kembali dilakukan di ruas jalan nasional Tapen–Bondowoso. Kamis (29/1/2026), UPT Pengelolaan Jalan dan Jembatan Jember turun langsung ke lapangan untuk menangani sejumlah titik dengan tingkat kerusakan ringan pada permukaan jalan.
Di lokasi pekerjaan, penanganan difokuskan pada metode tambal sulam. Material aspal digunakan untuk menutup bagian perkerasan yang mulai aus dan berlubang. Sebelum pelapisan dilakukan, area yang mengalami kerusakan dibersihkan terlebih dahulu guna memastikan daya lekat aspal lebih maksimal.
Proses penambalan dikerjakan secara manual oleh petugas lapangan. Aspal diaplikasikan secara bertahap, kemudian diratakan sambil memastikan ketebalan lapisan sesuai ketentuan teknis. Metode ini dipilih untuk menjaga mutu hasil pekerjaan sekaligus memperpanjang umur layanan jalan.
Selama pekerjaan berlangsung, pengamanan lalu lintas turut diterapkan. Rambu peringatan dan traffic cone dipasang di sekitar lokasi kerja guna menjaga keselamatan pengguna jalan serta memastikan arus kendaraan tetap berjalan lancar.

Petugas UPT PJJ Jember melakukan pemeliharaan rutin dengan metode tambal sulam aspal di ruas Provinsi Jawa Timur Tapen–Bondowoso, Kabupaten Bondowoso, Kamis (29/1/2026).
Ruas Tapen–Bondowoso merupakan jalur penting bagi mobilitas masyarakat di Kabupaten Bondowoso dan sekitarnya. Selain menunjang aktivitas harian warga, jalur ini juga memiliki peran strategis dalam mendukung distribusi barang dan pergerakan ekonomi lokal.
Kepala UPT PJJ Jember, Ir. Tutut Putro Tri Wicaksono, S.T., M.T., menyampaikan bahwa pemeliharaan rutin akan terus dilakukan secara berkelanjutan. Menurutnya, langkah tersebut merupakan bagian dari upaya Pemerintah Provinsi Jawa Timur dalam menjaga kemantapan jalan dan konektivitas antarwilayah.

Petugas UPT PJJ Jember melakukan pemeliharaan rutin dengan metode tambal sulam aspal di ruas Provinsi Jawa Timur Tapen–Bondowoso, Kabupaten Bondowoso, Kamis (29/1/2026).
Sementara itu, Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Wilayah Bondowoso, Ardhianto, S.E., S.T., menjelaskan bahwa penanganan difokuskan pada kerusakan ringan agar struktur jalan tetap terjaga dan tidak berkembang menjadi kerusakan yang lebih berat.
“Pemeliharaan dilakukan secara bertahap dan berkelanjutan, tetap mengacu pada standar teknis serta memperhatikan kelancaran lalu lintas,” ujarnya. Ia juga mengimbau pengguna jalan untuk tetap berhati-hati dan mematuhi rambu pengamanan selama pekerjaan berlangsung.
Dengan perawatan rutin tersebut, diharapkan konektivitas antarwilayah tetap terjaga dan mampu mendukung mobilitas serta aktivitas ekonomi masyarakat.
Sumber: Humas UPT PJJ Jember
Reporter: Abdul Wahid
Editor: Slamet Hidayat / A-T











