Headline

Satker PJN Wilayah I Jatim Siagakan Jalur Nasional Menuju Pelabuhan Ketapang untuk Arus Mudik Lebaran 2026

90
×

Satker PJN Wilayah I Jatim Siagakan Jalur Nasional Menuju Pelabuhan Ketapang untuk Arus Mudik Lebaran 2026

Sebarkan artikel ini

SURABAYA — abahtindik.com | Satuan Kerja (Satker) Pelaksanaan Jalan Nasional (PJN) Wilayah I Provinsi Jawa Timur meningkatkan kesiapsiagaan jalur nasional di kawasan timur Jawa Timur guna mendukung kelancaran arus mudik dan arus balik Lebaran 2026. Upaya ini difokuskan pada sejumlah koridor utama yang menjadi jalur pergerakan kendaraan menuju wilayah tapal kuda hingga akses penyeberangan Jawa–Bali melalui Pelabuhan Ketapang, Banyuwangi.

Pantauan arus mudik pada H-9 Lebaran 1447 Hijriah di kawasan Pelabuhan Ketapang, Kamis (12/3/2026), menunjukkan kondisi lalu lintas masih relatif lancar dengan cuaca cerah. Berdasarkan proyeksi Kementerian Pekerjaan Umum, lonjakan penumpang diperkirakan terjadi pada H-5 hingga H-4 Lebaran dengan potensi pergerakan mencapai sekitar 1,67 juta penumpang dan lebih dari 453 ribu kendaraan yang akan melintas menuju Bali maupun sebaliknya

Selain di Ketapang, arus kendaraan pada jalur strategis di wilayah utara Jawa Timur seperti Jembatan Manyar di Kabupaten Gresik serta jalur Lingkar Lamongan juga terpantau masih lancar meski volume kendaraan mulai meningkat seiring mendekatnya masa libur Idulfitri.

Kepala Satker PJN Wilayah I Jawa Timur, Aldiansyah, S.T., M.T., menjelaskan bahwa kesiapan jalur nasional dilakukan melalui pemeliharaan rutin serta penanganan titik-titik kerusakan yang berpotensi mengganggu kelancaran perjalanan masyarakat.

“Menjelang puncak arus mudik Lebaran 2026, tim lapangan melakukan perbaikan permukaan jalan, penambalan lubang, pembersihan drainase, hingga pengecekan rambu dan perlengkapan keselamatan jalan. Langkah ini dilakukan agar jalur nasional tetap aman dan nyaman dilalui pemudik,” ujarnya di Surabaya.

Wilayah kerja Satker PJN Wilayah I Jawa Timur mencakup sejumlah koridor strategis yang menghubungkan kawasan pesisir utara hingga jalur selatan Jawa Timur bagian timur. Penanganan teknis di lapangan dibagi melalui enam unit kerja Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) yang bertanggung jawab pada ruas-ruas utama sebagai berikut:

PPK 1.1 Jawa Timur menangani koridor Probolinggo – Paiton – Situbondo, jalur penting di pantai utara yang menjadi penghubung kawasan industri dan logistik di wilayah tapal kuda.

PPK 1.2 Jawa Timur mengelola ruas Situbondo – Ketapang – Banyuwangi, jalur utama menuju Pelabuhan Ketapang yang menjadi akses penyeberangan menuju Bali.

PPK 1.3 Jawa Timur menangani koridor Probolinggo – Lumajang – Turen, jalur penghubung wilayah tengah Jawa Timur menuju Malang bagian selatan.

PPK 1.4 Jawa Timur bertanggung jawab atas ruas Wonorejo – Jember – batas Kabupaten Banyuwangi, jalur distribusi penting menuju kawasan perkebunan dan pelabuhan timur Jawa.

PPK 1.5 Jawa Timur menangani ruas Jember – Gentengkulon – Banyuwangi, jalur alternatif menuju pusat ekonomi Banyuwangi bagian selatan.

PPK 1.6 Jawa Timur mengelola jalur Pantai Selatan (Pansela) Malang – Lumajang – Jember – Banyuwangi, koridor strategis di pesisir selatan yang menjadi jalur wisata sekaligus jalur distribusi regional.

Koridor-koridor tersebut memiliki peran vital dalam mendukung mobilitas masyarakat selama musim mudik karena menjadi jalur penghubung antarwilayah di kawasan timur Jawa Timur sekaligus akses utama menuju pelabuhan penyeberangan Jawa–Bali.

Untuk mendukung kelancaran perjalanan pemudik, Kementerian Pekerjaan Umum juga menyediakan posko jalur mudik BBPJN Jatim–Bali yang dapat dimanfaatkan masyarakat secara gratis. Posko tersebut menyediakan layanan informasi kondisi jalan, bantuan darurat, serta fasilitas pendukung bagi pengguna jalan.

Masyarakat yang akan melakukan perjalanan mudik diimbau tetap mematuhi rambu lalu lintas, menjaga kondisi kendaraan, serta memanfaatkan layanan informasi resmi melalui microsite mudik Kementerian PU di mudik.pu.go.id. Informasi kondisi jalan nasional, pantauan CCTV lalu lintas, hingga lokasi rest area dan posko mudik dapat diakses secara real-time melalui platform tersebut.

Selain itu, pemudik juga dapat menghubungi Call Center Jalur Mudik 24 jam di 0822-8885-8884 apabila membutuhkan informasi ataupun bantuan selama perjalanan.

Dengan langkah kesiapsiagaan tersebut, Satker PJN Wilayah I Jawa Timur memastikan jalur nasional di kawasan timur provinsi ini berada dalam kondisi fungsional sehingga dapat mendukung perjalanan mudik Lebaran berlangsung lebih aman, lancar, dan minim hambatan.

Editor : H. Muhajir Wahyu Ramadhan

Seluruh konten berita di abahtindik.com dilindungi hukum. Dilarang menyalin, mengambil, memproses, atau menggunakan konten—termasuk untuk AI—tanpa izin tertulis dari abahtindik.com.