SEMARANG – abahtindik.com | Upaya peningkatan kualitas infrastruktur jalan nasional kembali dilakukan pada salah satu ruas vital di jalur Pantura. Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Jawa Tengah–DIY akan melanjutkan pekerjaan peninggian jalan di ruas Kaligawe, Kota Semarang, tepatnya pada KM 3+900 hingga KM 3+450 dengan total panjang penanganan mencapai 450 meter.
Program ini dijadwalkan mulai dilaksanakan pada 7 April hingga Juni 2026. Pekerjaan tersebut merupakan bagian dari langkah teknis untuk meningkatkan kualitas dan ketahanan badan jalan, terutama pada titik yang selama ini kerap mengalami penurunan kondisi permukaan serta terdampak genangan air, yang berpotensi mengganggu kelancaran arus lalu lintas.
Ruas Kaligawe sendiri dikenal sebagai salah satu koridor utama dengan tingkat mobilitas tinggi, baik untuk kendaraan pribadi maupun angkutan logistik antarwilayah. Oleh karena itu, penanganan dilakukan dengan perencanaan matang agar tetap menjaga keseimbangan antara pekerjaan konstruksi dan kelancaran arus kendaraan.
Sebagai tahap awal pelaksanaan, BBPJN Jateng–DIY akan melakukan penutupan jalur lambat pada 7 hingga 9 April 2026. Penutupan ini difokuskan untuk mendukung proses persiapan pekerjaan, meliputi peninggian badan jalan serta mobilisasi dan penempatan material konstruksi di lokasi proyek. Tahap ini menjadi bagian penting sebelum pekerjaan utama dilakukan secara bertahap hingga selesai.
Selama periode pekerjaan yang berlangsung hingga Juni 2026, akan diterapkan rekayasa lalu lintas dengan sistem 3 on 1 off. Dalam skema ini, satu lajur akan ditutup sementara untuk kepentingan pekerjaan, sementara tiga lajur lainnya tetap difungsikan guna menjaga kelancaran arus lalu lintas di kawasan tersebut. Pola ini dipilih sebagai solusi teknis untuk meminimalkan dampak kemacetan, mengingat tingginya volume kendaraan yang melintasi jalur tersebut setiap hari.
BBPJN Jateng–DIY menegaskan bahwa pengaturan lalu lintas akan dilakukan secara dinamis dan terukur dengan mempertimbangkan kondisi lapangan. Koordinasi dengan pihak terkait juga menjadi bagian dari upaya memastikan kegiatan konstruksi berjalan tanpa mengganggu aktivitas masyarakat secara signifikan.
Peninggian jalan ini sekaligus menjadi bagian dari strategi jangka menengah dalam peningkatan kualitas layanan jalan nasional, khususnya pada titik-titik yang memiliki kerentanan terhadap genangan dan penurunan struktur jalan. Dengan adanya penanganan ini, diharapkan kondisi ruas Kaligawe dapat lebih optimal dalam mendukung konektivitas wilayah serta distribusi barang dan jasa.
Selain itu, keberlanjutan proyek hingga Juni 2026 menunjukkan adanya tahapan pekerjaan yang dilakukan secara sistematis, mulai dari persiapan, pelaksanaan, hingga penyelesaian akhir.
Hal ini bertujuan untuk memastikan hasil pekerjaan memiliki kualitas yang sesuai standar teknis jalan nasional.
Masyarakat dan pengguna jalan diimbau untuk tetap berhati-hati saat melintasi lokasi pekerjaan, mematuhi rambu lalu lintas, serta mengikuti arahan petugas di lapangan. Disiplin pengguna jalan menjadi faktor penting dalam menjaga keselamatan bersama selama proses pekerjaan berlangsung.
Dengan pelaksanaan pekerjaan ini, diharapkan kondisi infrastruktur di ruas Kaligawe Semarang dapat semakin meningkat, sehingga mampu menunjang kelancaran mobilitas serta mendukung aktivitas ekonomi secara berkelanjutan.
Sumber: BBPJN Jateng – DIY | Reporter: Kiki Juanda, SE | Editor: Respati











